KOTA - Proyek food court besutan Pemkot di Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto mangkrak.
Sejak dibangun pada 2022, bangunan yang berada di di Jalan Empunala ini hingga kini belum dimanfaatkan untuk aktivitas perdagangan.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM), Jumat (28/6), bangunan food court masih tampak kosong.
Bahkan, proyek yang dibangun di lahan eks gedung pertemuan S. Ramelan tersebut kini justru jadi tempat parkir kendaraan. ’’Sampai sekarang belum dimanfaatkan,’’ ujar Misnadi, salah satu warga Kelurahan Balongsari.
Padahal, pekerjaan fisik pujasera sudah selesai dibangun pada akhir 2022. Namun, dirinya mengaku tidak mengetahui alasan kenapa food court tersebut masih dibiarkan menganggur hingga sekarang.
’’Katanya nanti yang mengelola yayasan,’’ sebutnya. Pasalnya, proyek food court dibangun bukan di atas lahan aset Pemkot Mojokerto. Melainkan, milik warga dari ahli waris pemilik gedung pertemuan S. Ramelan.
Rencananya, lanjut dia, setelah proyek rampung akan dihibahkan untuk dikelola masyarakat. ’’Kebetulan dulu waktu rapat awal seperti itu. Tetapi tidak tahu lagi sekarang,’’ tandasnya.
Sebab, masih kata Misnadi, rencana awal proyek tidak hanya pekerjaan pembangunan food court saja.
Tetapi juga menyentuh pekerjaan infrastruktur berupa gedung pertemuan dan pelebaran jalan kampung yang berada persis di sampingnya. ’’Tapi kenyataan selesainya hanya pujasera saja,’’ bebernya.
Dari informasi yang dihimpun JPRM, proyek yang digarap Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto ini menyerap anggaran Rp 1,7 miliar dari APBD tahun anggaran 2022. Namun, hingga kini belum dilakukan serah terima kepada pihak yayasan.
Dikonfirmasi terkait proyek mangkrak tersebut, Lurah Balongsari Ageng Ardhyanto menyatakan tidak mengetahui terkait tindak lanjut dari proyek food court tersebut. Sebab, baik pekerjaan maupun pengelolaannya tidak menjadi kewenangan kelurahan.
Baca Juga: Dana Tak Cukup, Balai Dusun di Kabupaten Mojokerto Mangkrak
’’Monggo bisa ditanyakan langsung ke dinas PUPR saja yang lebih berwenang,’’ sebutnya.
JPRM mencoba konfirmasi ke Kepala Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto Muraji masih belum menjawab terkait proyek food court di Balongsari. Baik sambungan telepon dan WhatsApp (WA) belum direspons, Jumat (28/6). (ram/fen)
Terkait Food Court Balongsari
-Proyek food court di Balongsari dikerjakan pada 2022.
-Dengan nilai kontrak proyek senilai Rp 1,7 miliar.
-Dibangun di atas lahan eks gedung pertemuan S. Ramelan
-Direncanakan untuk pujasera dan pusat oleh-oleh.
-Namun hingga pertengahan 2024 belum difungsikan.
-Fasilitas tersebut kini disalahgunakan jadi tempat parkir.
Editor : Imron Arlado