JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Briptu Rian Dwi Wicaksono, 27 yang disiram bensin lalu dibakar oleh istrinya sendiri, Briptu Fadhilatun Nikmah, 28, mengalami luka bakar yang serius.
Dari foto yang diperoleh Jawa Pos Radar Mojokerto, nyaris seluruh anggota tubuhnya diperban. Dan, bagian dada serta muka, Nampak menghitam akibat luka bakar.
Beberapa petinggi kepolisian terlihat mengelilingi dan melantunkan doa saat menjenguk anggota Sat Samapta Polres Jombang tersebut di ruang ICU RSU dr Wahidin Sudiro Husodo.
Briptu Rian harus akhirnya mengembuskan napas terakhirnya setelah bertahan lebih dari 24 jam. Ia dibakar oleh istrinya sendiri pada Sabtu (8/6) pukul 10.30.
Setelah api berhasil dipadamkan, ia langsung dilarikan ke RSU dr Wahidin Sudiro Husodo. Kemudian, Briptu Rian menjalani perawatan di ruang ICU sekitar pukul 11.00.
Selama menjalani perawatan, kondisi kesehatannya sempat naik turun.
Pada Sabtu (8/6) malam, sekitar pukul 20.00, sempat membaik dan stabil. ’’Kondisinya sudah membaik. Sudah stabil,’’ tegas Direktur RSU dr Wahidin Sudiro Husodo dr. Sulaiman Rosyid.
Namun, menjelang siang hari, Minggu (9/6), kesehatannya mendadak menurun. Karena itulah, tim medis merujuknya ke RSU dr Soetomo, Surabaya.
Wakil Direktur bidang Pelayanan dan Pendidikan RSU dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, dr. Hesti Puspasari menyatakan, korban telah diupayakan tindakan stabilisasi sejak pertama kali datang.
Korban dinilai mengalami luka bakar yang sangat berat dengan sebaran hingga 96 persen di tubuhnya.
Sehingga harus dilakukan tindakan emergency agar luka yang diderita tak memperburuk kondisi fisiknya.
''Hampir seluruh bagian tubuh, luas tubuh yang kena sekitar 96 persen, termasuk bagian kepala,'' ungkapnya.
Meski telah diupayakan stabilisasi, namun Hesti tetap akan merujuk korban ke tempat perawatan yang lebih optimal, yakni RSU dr. Soetomo. Sayangnya, belum sempat dirujuk, Briptu Rian sudah mengembuskan napas terakhir.
Editor : Imron Arlado