JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Kekejaman yang dilakukan Israel kepada warga Palestina yang mengungsi di Rafah, masih tak terlupakan.
Pasalnya, bentuk kekejaman tersebut telah mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. Kekejaman yang tertuju di Kota Rafah, Gaza Selatan ini juga sangat menyayat hari seluruh warga di dunia.
Gempuran yang mengarah pada Rafah terus berlangsung oleh pasukan Israel.
Dari serangan tersebut, tidak sedikit warga yang menjadi korban jiwa akibat pembantaian yang dilakukan Israel.
Korban dari serangan tersebut yakni warga sipil Palestina. Selain itu, wilayah Rafah tak lagi tenang, tetapi sudah hancur akibat serangan mengerikan itu.
Berikut 3 kekejaman Israel ke Rafah yang menyayat hati.
- Tenda Pengungsi Dibakar Hangus
Menurut Militer Israel, serangan yang dilakukannya ke Rafah tersebut sudah dilakukan dengan tepat.
Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk menyingkirkan kepala staf Hamas dan juga pejabat lainnya.
Namun, hal itu justru dilakukan pasukan Israel hingga melewati batas kemanusiaan. Israel menargetkan tenda yang menjadi tempat pengungsian warga Palestina.
Dari serangan tersebut, banyak memakan korban, dan yang paling banyak adalah perempuan dan anak kecil.
Mereka yang tidak bersalah juga menjadi korban kekejaman Israel. Setelah adanya kejadian menghanguskan tenda pengungsian tersebut, kawasan tersebut hanya tersisa puing-puing yang mengeluarkan asap.
Selain itu, barang yang ada di dalam tenda-tenda itu juga hangus bersamaan dengan korban jiwa pada kejadian tersebut.
Pada warga Israel menangis histeris di samping keluarga yang menjadi korban kekejaman zionis Israel.
- Kamp Pengungsian yang Dibom
Israel tetap akan melakukan kekejaman dengan alasan mencari keberadaan Hamas yang dituduh sedang bersembunyi di Rafah.
Alasan tersebut menjadi senjata bagi pasukan Israel untuk menyisiri kamp pengungsi warga Palestina.
Dari alasan Israel tersebut, sangat aneh karena tindakan yang dilakukan justru mengabaikan batas antar manusia.
Terdapat seorang saksi dari lembaga pengecekan fakta Al-Jazeera, Sanad, mengungkapkan kamp yang menjadi tempat berlindung warga Palestina di Rafah masih menjadi sasaran Israel.
Menurutnya, Israel tidak menyerang militan Hamas, justru mereka melakukan kekejaman pada warga sipil Palestina.
- Warga Sipil Palestina Dibakar secara Hidup-Hidup
Saat terjadi serangan yang menghantam kamp pengungsi di malam hari, api menyebar dengan cepat dan meratakan seluruh wilayah tersebut.
Sehingga, warga Palestina tidak memiliki kesempatan untuk lari dari serangan tersebut.
Tenda yang terbakar juga menghanguskan warga sipil Palestina yang berada di dalamnya. Warga tersebut dibakar secara hidup-hidup, dan seakan pasukan Israel tidak memberi kesempatan untuk menyelamatkan diri. (Nailul Mufarichah)
Editor : Imron Arlado