Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tiga Proyek Senilai Rp 2,5 Miliar Dilelang

Khudori Aliandu • Senin, 27 Mei 2024 | 16:10 WIB
ilustrasi lelang proyek. (dok JawaPos.com)
ilustrasi lelang proyek. (dok JawaPos.com)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Tiga puskesmas di Kabupaten Mojokerto menjadi bagian prioritas perbaikan infrastruktur tahun ini.

Dengan nilai total Rp 2,5 miliar, dua paket proyek di antaranya kini mulai dilelang.

Kabag Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Mojokerto Yuni Laili Faizah mengatakan, sesuai paket lelang yang masuk PBJ, tahun ini ada tiga proyek puskesmas yang menjadi prioritas pembangunan.

Ini wujud pemenuhan kebutuhan dasar untuk masyarakat saat berobat.

’’Sesuai data yang masuk ke PBJ, ada tiga paket proyek puskesmas yang jadi prioritas pembangunan dan dilakukan proses lelang,’’ ungkapnya.

Paling jumbo, kucuran anggaran pada pembangunan Puskesmas Dawarblandong sebesar Rp 1,4 miliar bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Hanya saja, paket proyek tersebut saat ini belum masuk lelang lantaran masih tengah direviu inspektorat. ’’Insyaallah hari Senin atau Selasa depan sudah diumumkan,’’ tegasnya.

Sedangkan dua paket lainnya sudah masuk lelang. Saat ini masuk tahap pengumuman pascakualifikasi.

Masing-masing belanja modal bangunan gedung kantor-rehabilitasi dan pemeliharaan lantai II Puskesmas Bangsal dan pembangunan gedung kantor rehabilitasi serta pemeliharaan lantai II Puskesmas Kutorejo.

Keduanya mendapat ploting pagu anggaran sebesar Rp 582 juta dengan sumber anggaran APBD 2024 dan DBHCHT.

Menurutnya, tiga paket proyek yang baru masuk lelang ini masuk gelombang terakhir lelang pada pengandaan di APBD 2024.

’’Sudah sesuai jadwal, memang puskesmas ini masuk pada rombongan tender bulan Mei/Juni,’’ tegasnya.

Ditargetkan dengan dilelangnya tiga paket fisik ini, pembangunan cepat digeber agar asas manfaatnya segera dinikmati masyarakat.

’’Semoga minggu kedua bulan Juni sudah ada pemenang. Sehingga proyek segera dikerjakan sebagai percepatan pembangunan dan asas manfaatnya langsung bisa dinikmati masyarakat secara luas,’’ paparnya. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto majapahit #DBHCHT #lelang proyek #proyek #puskesmas