Ditemukan Istri di Kos, setelah Dua Hari Tak Keluar Kamar
JETIS – Amaludin, 47, warga Dusun Krajan, Desa Karangan, Kecamatan Bareng, Jombang, ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya di Dusun/Desa Perning, Kecamatan Jetis, Selasa (23/9) malam. Jasad buruh pabrik stainless steel itu ditemukan istrinya setelah dua hari tak keluar kamar.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban tak terlihat sejak Senin (22/9). Saat itu, istrinya, Saridah, yang hendak berangkat kerja hanya melihat sepatu korban di depan kamar. Sedangkan pintu kamar tertutup rapat. Terdapat kabar Amaludin dan Saridah tak tinggal sekamar meski sama-sama ngekos.
Hari berikutnya pun demikian. Kamar yang ditempati korban masih tertutup. Hingga akhirnya Selasa (23/9) sore saat pulang kerja Saridah mulai curiga. Perempuan 52 tahun tersebut mencium aroma busuk dari dalam kamar sang suami. Sekitar pukul 16.00, dia meminta bantuan tetangga kos untuk melihat kamar korban. ”Mau dibuka tapi terkunci, terus menghubungi pemilik kos untuk didobrak pintunya,” kata Kepala Desa Perning Dedi Setiawan, kemarin (24/9).
Setelah pintu dibuka secara paksa, Amaludin ditemukan sudah meninggal secara mengenaskan. Pemilik kos, Slamet Arifianto, kemudian memberi tahu perangkat desa dan melapor ke Polsek Jetis. Setelah proses olah TKP oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto Kota, sekitar pukul 19.30 jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.
Ahmad Atim, salah seorang relawan mengatakan, kondisi korban telentang di kasur tanpa busana. Tubuh pria yang sehari-hari bekerja di pabrik baja stainless steel tersebut mengalami lebam dan menghitam karena membusuk.
Kapolsek Jetis Kompol Rudi Darmawan menegaskan, tak ditemukan bekas kekerasan di tubuh korban. Berdasarkan hasil visum dokter, Amaludin meninggal karena henti napas. Korban diduga meninggal akibat mengidap penyakit kronis. ”Keterangan dari keluarga punya riwayat sakit maag akut,” ujarnya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi