Peternak Unggas Minta Pemkab Mojokerto Lindungi Peternak Lokal

Sofan Kurniawan • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:00 WIB
SAMPAIKAN ASPIRASI: Peserta aksi dari Peternak Unggas Alternatif Sejahtera berorasi di depan pintu gerbang kantor Pemkab Mojokerto, di Jalan A. Yani, Kota Mojokerto, Senin (5/10). (Sofan Kurniawan/JPRM)
SAMPAIKAN ASPIRASI: Peserta aksi dari Peternak Unggas Alternatif Sejahtera berorasi di depan pintu gerbang kantor Pemkab Mojokerto, di Jalan A. Yani, Kota Mojokerto, Senin (5/10). (Sofan Kurniawan/JPRM)

KABUPATEN - Puluhan peternak yang tergabung dalam Peternak Unggas Alternatif Sejahtera menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, kemarin (5/10).

Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan terkait perlindungan dan keberlangsungan usaha peternak unggas lokal. 

Koordinator aksi Sugianto dalam orasinya meminta pemkab memberikan perhatian lebih terhadap kondisi peternak lokal. Salah satu tuntutan yang disampaikan yakni adanya kepastian suplai telur dan daging ayam dari peternak lokal untuk seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mojokerto. 

Selain itu, massa juga menuntut agar harga telur disesuaikan dengan harga acuan pembelian (HAP). Mereka juga meminta adanya kebijakan pembelian pakan dari pabrik pakan yang berada di Mojokerto serta mengaktifkan kembali Satuan Tugas (satgas) pengawasan pangan.

Sugianto menegaskan, pemerintah daerah dinilai perlu hadir untuk melindungi keberlangsungan usaha peternak lokal. ”Pemerintah harus pro terhadap pengusaha peternak lokal Mojokerto,” tandasnya. (fan/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
Peternak Unggas Peternak Lokal Pemkab Mojokerto