Kendarai Motor Honda GL Modifikasi tanpa Nopol
KEMLAGI - Nasib tragis menimpa MR, 15. Siswa SMK ini tewas usai motor yang dikendarai terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Mojokerto-Lamongan, Desa Mojokumpul, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Rabu (30/9) siang.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB ini tepat ketika korban dalam perjalanan pulang sekolah. Pelajar ini mengendarai motor Honda GL modifikasi tanpa nopol. Motor herex itu digeber melaju kencang dari arah Mojokumpul menuju Gedeg.
Petaka terjadi saat MR berupaya menghindari motor lain yang melaju searah di depannya. Lantaran melaju dalam kecepatan tinggi, korban hilang kendali usai banting setir mendadak hingga terjatuh di jalur lawan.
”Nahas, seketika itu juga sedang melaju mobil pikap Mitsubishi L300 dari arah berlawanan. Jarak kedua kendaraan yang berdekatan membuat kecelakaan tak terelakkan,” ungkap Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Rachmanu Bayu Aji, Kamis (1/10).
Tubuh korban berikut motornya langsung disambar moncong pikap yang disopiri PT, 36, warga Camplong, Kabupaten Sampang. Kerasnya tabrakan membuat nyawa pelajar 15 tahun itu melayang akibat mengalami luka serius.
Jasad MR kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD RA Basuni, Kabupaten Mojokerto. Sementara kendaraan pikap dan motor herex yang terlibat kecelakaan diamankan kepolisian sebagai barang bukti.
Pihaknya juga meminta agar para pengendara, khususnya kalangan muda, tidak melakukan aksi berbahaya yang berpotensi memicu kecelakaan maut di jalan raya. ”Jangan berkendara dalam pengaruh alkohol, serta jauhi aksi kebut-kebutan atau balap liar,” tandas Bayu. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto