PUNGGING - Dimyati, seorang lansia terjebak di celah sempit antartembok rumah warga di Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Selasa (15/9). Kakek berusia 80 tahun yang mengidap demensia tersebut berhasil dievakuasi dengan membongkar tembok bata ringan yang menjepitnya.
Sekretaris Desa Ngrame Iswahyudi mengungkapkan, peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah mendapat laporan, warga langsung berupaya untuk melakukan pertolongan sambil menunggu tim Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto. ’’Kondisi korban agak lupa ingatan,’’ ungkapnya.
Sebelum ada bangunan baru, celah tersebut merupakan jalur yang biasa dilalui Dimyati untuk menuju rumahnya di bagian belakang. Diduga karena kondisi pikun, dia tetap memaksa melintasi jalur tersebut hingga akhirnya terjepit di celah tembok yang lebarnya hanya sekitar 20 sentimeter.
Mirisnya, keberadaan korban baru diketahui pihak keluarga yang sedang bersih-bersih setelah mendengar suara rintihan dari balik tembok. ’’Sebelumnya memang ini biasa dipakai jalan sebelum ada bangunan baru,’’ sebut Iswahyudi.
Warga kemudian bergotong royong membongkar tembok bata ringan yang masih dalam proses pembangunan tersebut. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit lantaran celah antartembok yang terlalu sempit.
Setelah hampir satu jam, korban akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat setelah warga memotong tembok untuk mengeluarkan tubuh Dimyati yang terjepit. ’’Prosesnya digergaji tembok bata ringannya, karena kalau dimartil tidak bisa,’’ tuturnya.
Usai dievakuasi, Dimyati langsung dilarikan ke RSUD Prof. dr. Soekandar, Kecamatan Mojosari, untuk mendapatkan perawatan medis. Sebab, kondisinya berada dalam kondisi lemas. (ram/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto