MOJOKERTO – Kobaran api menghanguskan bagian gudang PT Esa Kalen Jaya di Jalan Brawijaya, Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Kamis (17/9). Kebakaran yang terjadi saat jam kerja itu diduga dipicu percikan las yang mengenai bahan baku spons.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan satu unit water cannon dikerahkan untuk menjinakkan api. Petugas juga melakukan pembasahan untuk mencegah api merembet ke bagian lain pabrik.
M. Unying, 25, salah seorang karyawan, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, para karyawan tengah beraktivitas di area produksi lantai satu.
Tiba-tiba, kobaran api terlihat dari lantai dua yang digunakan sebagai gudang penyimpanan bahan baku alas kaki. Api dengan cepat membesar setelah mengenai material yang mudah terbakar. ’’Percikannya kena spons. Langsung merambat cepat ke bahan-bahan yang lain,’’ ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ratih, 50, karyawan lainnya, mengatakan saat kejadian sedang berlangsung pekerjaan renovasi di lantai dua. Salah satunya berupa pekerjaan pengelasan. Diduga, percikan api dari proses pengelasan mengenai bahan baku spons hingga memicu kebakaran. ’’Apinya dari lantai atas karena ada renovasi di lantai dua. Langsung besar apinya. Saat itu masih jam kerja,’’ tuturnya.
Begitu mengetahui kebakaran, para karyawan langsung berhamburan keluar dari gedung untuk menyelamatkan diri. Ratih memastikan seluruh pekerja berhasil keluar dari area pabrik.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan seluruh karyawan PT Esa Kalen Jaya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Berdasarkan keterangan awal dari sejumlah pekerja, kebakaran diduga bermula dari percikan las yang mengenai spons. Material tersebut kemudian membuat api cepat merambat ke bahan lain yang mudah terbakar. ’’Begitu ada kebakaran, semua karyawan bisa dievakuasi ke tempat yang aman,’’ jelasnya.
Menurut Rinaldi, petugas menghadapi kendala karena material yang terbakar merupakan bahan yang mudah menyala. Namun, petugas langsung melakukan pembasahan untuk mengantisipasi api merembet ke bagian lain.
Hingga kamis siang, petugas masih melakukan pemadaman dan pembasahan di area pabrik. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali muncul.
Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran belum dapat dipastikan. Petugas masih melakukan penanganan dan pendataan di lokasi.(fan)
Editor : Sofan Kurniawan