Hantam Pagar Tembus Kuburan, Nyawa Sopir Truk di Mojokerto Melayang

Martda Vadetya • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 07:02 WIB
DINDING JEBOL: Tembok pembatas pabrik PT Kasmaji Inti Utama dan makam umum Desa Perning jebol usai dihantam dump truck, Senin (14/9) petang.
DINDING JEBOL: Tembok pembatas pabrik PT Kasmaji Inti Utama dan makam umum Desa Perning jebol usai dihantam dump truck, Senin (14/9) petang.

JETIS - Nasib nahas menimpa Hariyanto, 51, sopir truk pengangkut batu bara. Pria asal Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang ini tewas usai dump truck yang dikendarainya mendadak hilang kendali dan menghantam keras pagar pabrik PT Kasmaji Inti Utama di Desa Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Senin (14/9) petang. 

​Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP M. Kevin Ramadhan menjelaskan, insiden maut di pabrik bahan keramik ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Ketika itu korban baru rampung membongkar muatan batu bara di dalam pabrik. ​Sebelum kembali ke ruang kemudi truk bernopol L 9168 UO tersebut, Hariyanto sempat turun untuk mencuci tangan dan muka. 

Korban bahkan sempat mengeluh mual pada sejumlah karyawan di lokasi. ’’Setelah mencuci muka, korban kembali naik dump truck yang sudah dalam kondisi kosong untuk keluar pabrik. Truk tiba-tiba melaju dengan kecepatan tinggi dan tak terkendali sampai akhirnya menabrak pagar utara pabrik,’’ urainya, Selasa (15/9). 

Kerasnya benturan membuat dinding tembok pembatas area pabrik dan makam umum Desa Perning tersebut jebol. Bagian moncong truk warna hijau itu bahkan masuk ke kuburan. ​Sejumlah karyawan pabrik sontak mendatangi lokasi usai mendengar kerasnya suara tabrakan. Saat dievakuasi dari ruang kemudi, Hariyanto sudah tak sadarkan diri dan menderita luka sobek di bagian kepala.

Nahas, saat diperiksa tim medis Puskesmas Jetis di lokasi, korban sudah tak bernyawa. Setelah melakukan penanganan di lokasi, jasad Hariyanto kemudian  dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk divisum. Kepolisian tengah menyelidiki penyebab pasti insiden berujung maut ini. Dugaan sementara, Hariyanto mengalami serangan jantung saat sedang memegang kemudi. 

’’Berdasarkan keterangan pihak keluarga, dalam sepekan terakhir korban memang sering mengeluh sakit di dada dan masih rutin meminum obat,’’ beber mantan Kapolsek Gresik Kota, ini. Dump truck nahas tersebut kini telah diamankan kepolisian sebagai barang bukti. Sedangkan jasad korban diserahkan ke keluarga untuk segera dimakamkam setelah menolak dilakukan autopsi. (vad/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
truk hantam dinding truk tembus kuburan sopir tewas truk mojokerto