Dalam Sepekan, Terjadi Tujuh Kecelakaan di Kota Mojokerto

Martda Vadetya • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 11:25 WIB
CELAKA: Petugas mengevakuasi korban kecelakaan maut di Jalan Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Selasa (8/9) lalu. (Martda/JPRM)
CELAKA: Petugas mengevakuasi korban kecelakaan maut di Jalan Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Selasa (8/9) lalu. (Martda/JPRM)

Tren Meningkat, Polisi Minta Masyarakat Tertib Lalu Lintas 

KOTA - Warga Kota Mojokerto dan utara Sungai Brantas tampaknya harus meningkatkan ketertiban berlalu lintas. Pasalnya, angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota kini mengalami tren kenaikan yang signifikan. 

Satlantas Polres Mojokerto Kota mencatat, dalam kurun 4-10 September saja terjadi 7 kasus kecelakaan di jalan raya. Artinya, rata-rata terjadi satu insiden kecelakaan dalam satu hari. Rentetan kejadian itu mengakibatkan satu korban jiwa dan 7 orang mengalami luka ringan. Sementara kerugian materi akibat kecelakaan ditaksir sebesar Rp 12,5 juta. 

Angka tersebut berbanding terbalik dengan sepekan sebelumnya. Sepanjang 28 Agustus hingga 3 September lalu, tercatat empat insiden laka lantas. Lima orang menjadi korban. Dengan rincian satu korban tewas dan empat luka ringan berikut kerugian materi hanya Rp 2,5 juta. 

”Dari data laka lantas dalam dua pekan tersebut, ada peningkatan jumlah kasus. Karena itu, kami meminta masyarakat untuk lebih tertib berlalu lintas,” ujar Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Rachmanu Bayu Aji, Selasa (15/9). 

Sebab, mayoritas laka lantas tersebut terjadi akibat faktor manusia atau kelalaian pengendara. Upaya pencegahan sekaligus menekan angka kecelakaan terus dilakukan korps sabuk putih. Baik dengan menggelar ramp check hingga sosialisasi safety riding bagi pelajar di sekolah. 

”Kami mengimbau agar seluruh pengguna jalan selalu berhati-hati dan konsentrasi selama berkendara di jalan. Taati peraturan lalu lintas dan beretika sehingga bisa menciptakan kamseltibcarlantas,” tutur Bayu. Ia menekankan agar menghindari berkendara dalam pengaruh alkohol hingga balap liar atau kebut-kebutan di jalan raya demi keselamatan seluruh pengguna jalan. (vad/ris)

 

 

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
sepekan tujuh laka kecelakaan lalu lintas kecelakaan mojokerto