SEMENTARA itu, angin kencang menyebabkan dua pohon tumbang di Kecamatan Pacet dan Puri, Kabupaten Mojokerto, Minggu (13/9). Meski tidak menimbulkan korban, insiden tersebut sempat mengganggu akses jalan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim mengatakan, kejadian pertama terjadi di jalan penghubung Pacet-Trawas, Desa Cepokolimo, Kecamatan Pacet sekitar pukul 06.15 WIB. Angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan sempat menutup akses di jalur wisata tersebut. ”Pohon tumbang menutup seluruh badan jalan,” terangnya.
Menurutnya, tumbangnya pohon berdiameter sekitar 50 sentimeter tersebut akibat kuatnya sapuan angin kencang. Tim BPBD bersama DPUPR Kabupaten Mojokerto, Perhutani, dan warga setempat langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi pohon. Khakim menyebut, akses jalan Pacet-Trawas akhirnya kembali dibuka sepenuhnya setelah tiga jam evakuasi. ”Proses evakuasi selesai pada pukul 09.10 WIB,” tandas Khakim.
Sekitar satu jam kemudian, kejadian pohon tumbang kembali terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Kali ini menimpa pohon jenis jaranan di Jalan Raya Jayanegara, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun pohon dengan diameter 30 sentimeter juga sempat menyebabkan arus lalu lintas di ruas jalan penghubung Kabupaten dan Kota Mojokerto tersendat. ”Pohon tumbang menutup sebagian jalan,” paparnya.
Pada pukul 11.30 WIB, pohon tumbang berhasil dievakuasi petugas gabungan dari BPBD, TNI/Polri, serta potensi relawan. Abdul Khakim mengimbau masyarakat Mojokerto untuk meningkatkan kewaspadaan saat musim angin kencang guna menghindari pohon yang rawan tumbang maupun bangunan lapuk. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto