Kobaran Api Juga Membara di Hutan Jati Wilayah Jetis Mojokerto

Sofan Kurniawan • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 05:01 WIB
API KIAN MEMBESAR: Pengendara motor melintasi jalan yang membelah hutan jati di Desa Mojoroto, Kecamatan Jetis, Senin (24/8). Kobaran api muncul di tengah kondisi hutan yang mengering. (Sofan/JPRM)
API KIAN MEMBESAR: Pengendara motor melintasi jalan yang membelah hutan jati di Desa Mojoroto, Kecamatan Jetis, Senin (24/8). Kobaran api muncul di tengah kondisi hutan yang mengering. (Sofan/JPRM)
SEMENTARA itu, kebakaran juga terjadi di kawasan hutan jati Desa Mojoroto, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Senin (24/8). Kobaran api muncul di tengah kondisi hutan yang mengering akibat puncak musim kemarau. 

Namun, belum diketahui pasti penyebab peristiwa kebakaran ini. Suwarno, warga sekitar menuturkan, api diketahui sudah membesar sejak pukul 14.00 WIB. ”Api muncul memang dari pinggir jalan dan merembet ke hutan,” ungkapnya. 

Saat Jawa Pos Radar Mojokerto berada di lokasi, belum tampak petugas yang berupaya memadamkam api. Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin sebelumnya menyatakan, memasuki puncak musim kemarau, kejadian kebakaran lahan di Mojokerto cenderung meningkat. 

Kondisi cuaca ekstrem disertai angin kencang membuat lahan dan kawasan hutan lebih mudah terbakar. Mantan kepada dinas PUPR tersebut juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Termasuk membakar sampah atau ranting kering dan membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan. BPBD, lanjut dia, juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, seperti Perhutani dan relawan, untuk meningkatkan pemantauan terhadap kawasan hutan yang rawan terbakar. (fan/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
hutan jati terbakar karhutla mojokerto kebakaran hutan