Hantam Panggung Agustusan, Pemotor di Mojokerto Tewas

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 04:05 WIB
CELAKA: Petugas PMI Kabupaten Mojokerto mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas setelah menabrak panggung kegiatan Agustusan di Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Minggu (23/8). (dok PMI Kabupaten Mojokerto for JPRM)
CELAKA: Petugas PMI Kabupaten Mojokerto mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas setelah menabrak panggung kegiatan Agustusan di Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Minggu (23/8). (dok PMI Kabupaten Mojokerto for JPRM)

 

 Polisi Periksa Saksi-Saksi dan Amankan Honda Scoopy 

MOJOANYAR - Kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto berubah menjadi duka, Minggu (23/8) pagi. Seorang pengendara sepeda motor tewas usai menabrak panggung acara Agustusan.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Popy Agustiasari, 23, warga asal Dusun Banjarmlati, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. 

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Ipda M. Jeepsal Putra Pratama mengatakan, insiden nahas ini bermula saat Popy mengendarai sepeda Motor Honda Scoopy nopol S 5399 NBZ dari rumahnya. Sesampainya di jalan Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, korban tiba-tiba menghantam panggung kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang menutup sebagian badan jalan. ”Diduga pengendara kurang berkonsentrasi sehingga menabrak panggung,” jelasnya. 

Akibat benturan keras tersebut, korban diketahui langsung terkapar akibat mengalami luka berat di bagian kepala. Petugas PMI Kabupaten Mojokerto yang datang ke lokasi kejadian berupaya untuk mengevakuasi Popy menuju ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa korban tak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. ”Pengendara sepeda motor meninggal dunia dan dievakuasi ke RSUD,” tandas Jeepsal. 

Guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan, Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi. Namun, dugaan sementara kecelakaan tunggal ini disebabkan karena out of control atau pengendara kurang memperhatikan lalu lintas. ”Diduga karena kurang hati-hatinya pengemudi kendaraan,” tandasnya. Polisi masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tragis tersebut. Guna kepentingan penyelidikan, motor Honda Scoopy bernopol S 5399 NBZ juga diamankan sebagai barang bukti. (ram/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
panggung agustusan pemotor tewas kecelakaan mojokerto