Kurun Sepekan, Tiga Orang Tewas Mendadak di Mojokerto

Martda Vadetya • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 12:17 WIB
ilustrasi tewas mendadak
ilustrasi tewas mendadak

KOTA - Dalam kurun sepekan terakhir, terjadi tiga kejadian orang meninggal mendadak di wilayah Kota Mojokerto dan utara Sungai Brantas yang dilaporkan ke pihak berwajib. Kepolisian menyebut seluruh kejadian tersebut disebabkan kambuhnya penyakit yang diderita masing-masing korban.

Peristiwa pertama terjadi pada Selasa (11/8) petang. Korban berinisial SM, perempuan 51 tahun, ditemukan tak bernyawa dalam posisi terduduk di dalam kamar mandi kosannya di Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Kematian sales minuman probiotik asal Desa Terusan, Kecamatan Gedeg ini pertama kali diketahui rekan korban, Susiana, 33, sepulang kerja sekitar pukul 17.30 WIB. Kejadian ini langsung ditangani kepolisian. SM diduga tewas mendadak di kamar mandi akibat sakit hipertensinya kambuh.

Kejadian selanjutnya menimpa Affendy, pada Minggu (16/8). Pria 52 tahun asal Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya ini ditemukan meninggal dalam kondisi tanpa busana di atas ranjang bilik warung remang-remang di Desa/Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Semula, Affendy tiba di warung yang dikelola kerabat almarhum, ST, tersebut sekitar pukul 10.00 WIB WIB. Korban datang mengendarai motor membonceng seorang wanita yang belum diketahui identitasnya. Di sana, Affendy bersama teman kencannya menyewa sebuah bilik kamar.

Sekitar satu jam kemudian, wanita teman kencan korban keluar kamar dan pergi meninggalkan lokasi sendirian. Sekitar pukul 16.00 WIB, penjaga warung baru curiga  karena penyewa kamar tak kunjung check out. Affendy ditemukan sudah tak bernyawa setelah saksi membuka paksa pintu bilik kamar lantaran tak kunjung direspons korban.

Setelah diusut kepolisian, diduga warga Surabaya itu tewas mendadak saat ngamar akibat serangan jantung. Peristiwa selanjutnya menimpa Nursiyo, warga RT 05/RW 07, Lingkungan Gedangan, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Selasa (18/8) siang.

Pria 63 tahun yang sehari-hari berjualan rujak cingur itu ditemukan warga terbujur kaku di atas ranjang kamar tidur rumahnya. Sekitar pukul 11.30 WIB, warga mendatangi rumah korban untuk mengajaknya hadir dalam pertemuan rutin lingkungan. 

Tak kunjung direspons, warga masuk ke dalam rumah  dan mendapati korban sudah tak bernyawa tengkurap di atas ranjang. Kepolisian menyebut, pria yang tinggal di rumah sendirian itu meninggal mendadak akibat serangan jantung.

”Dari sejumlah kejadian meninggal mendadak tersebut, mayoritas penyebabnya karena riwayat penyakit korban kambuh,: ujar Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Iptu Suhartanto, kemarin (19/8). Pihaknya mengimbau, agar masyarakat segera melapor ke kantor polisi terdekat atau call center 110 jika mendapati peristiwa serupa. Sehingga bisa ditangani petugas dengan segera. (vad/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
temuan mayat tewas mendadak meninggal mendadak