Pabrik Mi Kering di Mojokerto Ludes Terbakar

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:17 WIB
BERKOBAR: Petugas gabungan damkar berupaya menjinakkan api yang membakar pabrik mi kering Dusun Glatik, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Selasa (18/8) pagi.  (Rizal JPRM)
BERKOBAR: Petugas gabungan damkar berupaya menjinakkan api yang membakar pabrik mi kering Dusun Glatik, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Selasa (18/8) pagi.  (Rizal JPRM)

 

 

-         Penyebab Masih dalam Penyelidikan Kepolisian

-         Tujuh Unit Pemadam dan Water Cannon Diterjunkan 

NGORO - Kebakaran hebat melanda pabrik mi kering di Dusun Glatik, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, kemarin (18/8) pagi. Enam unit damkar gabungan dan armada water cannon dikerahkan untuk memadamkan amukan si jago merah.

Rahayu, salah satu karyawan pabrik mi kering CV Mulia Agung Sentosa mengungkapkan, kebakaran diketahui sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, dia mengetahui api disertai kepulan asap sudah membumbung dari bagian belakang gedung pabrik. ”Datangnya api dari belakang, dari ketel,” ungkapnya di lokasi. 

Dalam sekejap, kobaran api kian membesar hingga merembet ke bagian produksi mi kering. Saat kejadian, ungkap dia, belum ada aktivitas di dalam pabrik karena pada Minggu (16/8) dan Senin (17/8) seluruh karyawan sedang libur hari nasional, HUT ke-81 Kemerdekaan RI. ”Kalau penyebab kebakarannya nggak tahu pastinya,” sebut dia. 

Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi menambahkan, kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 05.15 WIB. Selanjutnya, pihaknya langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Mojokerto dan Pusdik Brimob Watukosek untuk mengerahkan armada pemadam ke lokasi kebakaran. 

Karena kobaran api makin membesar, lanjut Heru, upaya pemadaman juga melibatkan damkar gabungan dari pemda sekitar dan lintas instansi. ”Untuk saat ini sudah ada enam pemadam kebakaran dari Sidoarjo, Kota Mojokerto, dan ditambah satu unit water cannon dari Pusdik Brimob,” ujarnya. 

Heru menjelaskan, berdasarkan informasi awal yang diterima, sumber api diketahui berasal dari kayu yang ada di bagian boiler atau ketel. Selanjutnya, api merembet ke ruang produksi dan membakar mi kering yang ada di dalamnya. ”Tidak secara keseluruhan, namun yang pasti di ruang produksi, sebagian mi yang sudah terproduksi terbakar,” tandasnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sebab, papar Heru, pabrik baru mulai beroperasi setelah libur dua hari. Sehingga para karyawan belum sempat memasuki area produksi saat kebakaran terjadi. ”Baru tadi (kemarin, Red) mau dilakukan aktivitas karena pabrik mulai masuk, namun karena ada kejadian ini, terpaksa untuk karyawan sementara kembali dipulangkan,” tuturnya. 

Disinggung terkait dugaan penyebab pasti kebakaran, Heru menegaskan, masih dalam penyelidikan kepolisian. Demikian dengan tafsiran nilai kerugian juga masih dalam proses pendataan. ”Masih belum bisa dipastikan, yang jelas nanti akan dilakukan penyelidikan apa penyebabnya dan berapa kira-kira kerugiannya,” pungkas dia. (ram/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
pabrik mi terbakar kebakaran mojokerto pabrik terbakar