Mandi di Sungai, Bocah 9 Tahun di Kutorejo Tewas Tenggelam

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:17 WIB
DITEMUKAN: Petugas gabungan saat melakukan pencarian korban tenggelam di aliran sungai di Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/8). (Rizal JPRM)
DITEMUKAN: Petugas gabungan saat melakukan pencarian korban tenggelam di aliran sungai di Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/8). (Rizal JPRM)

KUTOREJO - Nasib tragis dialami MBS, 9, asal Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/8). Bocah yang masih duduk di kelas IV sekolah dasar (SD) ini hilang nyawa akibat tenggelam saat mandi di sungai.

Dari informasi yang dihimpun, korban awalnya bermain bersama beberapa teman sebayanya di Sungai Dusun Sudimoro, Desa Sampangagung sepulang sekolah sekitar pukul 10.00 WIB kemarin. Saat menceburkan diri ke aliran Sungai Kedungbunder, MBS diduga kesulitan berenang hingga akhirnya tenggelam. ’’Korbannya satu anak,’’ ujar Taman, warga setempat.

Karena tak kunjung muncul kembali ke permukaan, akhirnya teman-teman korban meminta pertolongan. Personel gabungan dari tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Mojokerto bersama TNI/Polri dan relawan kemudian melakukan pencarian korban.

Menurutnya, MBS tenggelam di aliran sungai yang cukup dalam. ’’Kedalaman sungai sekitar 6 meter,’’ ujar dia. Korban akhirnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan dan dievakuasi dari dalam sungai. MBS langsung dilarikan menuju ke RSUD Sumberglagah, Kecamatan Pacet.

Sayangnya, setibanya di rumah sakit, kondisi korban sudah dipastikan dalam kondisi tak bernyawa. ’’Korban dievakuasi ke rumah sakit sudah dalam keadaan meninggal dunia,’’ tegas Kasi Pelayanan Medis RSUD Sumberglagah dr Praviko Rahmadho.

Peristiwa tenggelamnya bocah 9 tahun tersebut juga telah ditangani oleh kepolisian. Kemarin, jenazah MBS langsung diserahkan kepada pihak keluarga dengan pengawalan petugas. ’’Sudah dibawa pulang dengan pengawalan polisi,’’ pungkas dia. (ram/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
kasus tenggelam bpbd kabupaten mojokerto bocah mojokerto bocah tenggelam