Warung Bambu yang Terbengkalai di Mojokerto Ludes Terbakar

Yulianto Adi Nugroho • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 10:46 WIB
HANGUS: Petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto memadamkan kebakaran warung makan di Jalan Raya Mojokerto-Gempol, Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro, Sabtu(8/8). (dok BPBD Kabupaten Mojokerto for JPRM)
HANGUS: Petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto memadamkan kebakaran warung makan di Jalan Raya Mojokerto-Gempol, Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro, Sabtu(8/8). (dok BPBD Kabupaten Mojokerto for JPRM)

NGORO - Bangunan warung makan di tepi Jalan Raya Mojokerto-Gempol, Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro, ludes terbakar, kemarin (8/8). Insiden pada waktu subuh tersebut diduga dipicu korsleting listrik.

Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto menerima laporan kejadian kebakaran dari warga sekitar pukul 04.00. Satu unit pemadam dari pos Mojosari segera diterjunkan ke lokasi. Saat itu, api telah berkobar hebat melahap bangunan warung berbahan kayu dan bambu dengan atap asbes. ’’Seluruh bangunan warung ludes,’’ kata Komandan Regu Damkar Sukamto.

Menurutnya, luas area yang terbakar mencapai 4x8 meter persegi. Di sepanjang jalan nasional tersebut berdiri deretan warung dan tempat usaha tambal ban. Berdasarkan keterangan warga, lanjutnya, warung yang terbakar sudah lama tidak berfungsi. Setidaknya semenjak Covid-19 pada 2020 silam, bangunan warung makan ini tak lagi ditempati.

Sukamto menjelaskan, upaya pemadaman memakan waktu hampir satu jam. Api dengan cepat meluas karena bangunan terbuat dari bahan yang mudah terbakar. ’’Alhamdulillah api bisa dilokalisir sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya,’’ imbuh dia.

Hasil identifikasi menunjukkan, kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik. Kendati sudah lama kosong, bangunan tersebut masih dialiri listrik. ’’Dugaannya karena korslet, untuk kerugian material masih dalam perhitungan,’’ tandasnya. (adi/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
warung bambu warung terbengkalai kebakaran mojokerto warung terbakar