Warga Pacet Mojokerto Tanami Jalan Rusak dengan Pohon Pisang

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 06:30 WIB
DIKELUHKAN: Pohon pisang yang ditanam warga Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto sebagai bentuk protes kondisi jalan yang rusak, Jumat (31/7). (Rizal JPRM)
DIKELUHKAN: Pohon pisang yang ditanam warga Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto sebagai bentuk protes kondisi jalan yang rusak, Jumat (31/7). (Rizal JPRM)

PACET - Warga Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto melakukan aksi penanaman pohon pisang di ruas jalan kampung, Jumat (31/7). Gerakan tersebut menjadi bentuk protes terkait kerusakan jalan yang tak kunjung disentuh perbaikan.

Aksi penanaman pohon pisang dilakukan beramai-ramai oleh warga mulai pagi kemarin. Puluhan pohon ditanam di sejumlah titik jalan permukiman yang mengalami kerusakan. ’’Iya, masyarakat (protes) karena jalannya rusak,’’ ungkap Winarto, 55, salah satu warga Dusun Pacet Selatan, kemarin (31/7).

Menurutnya, tindakan tersebut merupakan murni inisiatif masyarakat. Pasalnya, sebut dia, warga sudah geram karena kondisi kerusakan jalan dusun yang sudah dirasakan bertahun-tahun. Sedianya, papar Winarto, keluhan warga telah disampaikan ke pemerintah desa setempat sejak kurang lebih lima tahun yang lalu. Kekesalan warga makin memuncak karena sampai dengan saat ini tak kunjung direalisasi. ’’Sudah ada pengukuran, tapi belum ada respons hingga sekarang,’’ tandasnya.

Bahkan, imbuh dia, masyarakat juga sempat berencana urunan untuk memperbaiki jalan secara mandiri. Namun, langkah tersebut urung terlaksana lantaran warga Dusun Pacet Selatan diminta untuk menunggu pekerjaan dari pemerintah daerah. ’’Dulu mau ditambal sulam oleh masyarakat dengan biaya sendiri, tapi sama perangkat tidak boleh,’’ paparnya.

Karena masih belum ada kejelasan, warga akhirnya melakukan aksi protes dengan menanam puluhan pohon pisang di jalan sepanjang empat wilayah rukun tetangga (RT). ’’Ditanami pisang harapannya supaya pemerintah kabupaten cepat membenahi jalan di Pacet Selatan,’’ bebernya.

Bagi warga, ruas jalan kampung itu merupakan akses utama untuk aktivitas masyarakat sehari-hari. Selain itu, jalur tersebut juga cukup vital sebagai akses untuk anak-anak bersekolah.

Menanggapi terkait aksi protes warga, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Yuni Laila Faizah menyatakan akan segera mengakomodir usulan warga. Rencananya, hari ini pihaknya akan menerjunkan petugas untuk melakukan perawatan. ’’Insya Allah besok (hari ini, Red) kami mulai perbaiki jalannya,’’ terangnya.

Selain itu, ruas jalan di Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet telah menjadi sasaran prioritas untuk mendapat pekerjaan fisik. Bahkan, sentuhan proyek juga sudah masuk dalam perencanaan di tahun depan. ’’Dari kami sudah mengusulkan ke provinsi, sudah ada DED-nya (Detail Engineering Design) dan juga masuk prioritas 1 tahun anggaran 2027,’’ sambung Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Henri Surya.

Akses jalan tersebut sebelumnya telah diplot Pemprov Jatim untuk dijadikan sebagai jalur alternatif agar kendaraan terhindar dari turunan tajam di jalan Pacet-Cangar. Rencananya, akses akan dihubungkan dari kawasan Ngeprih hingga tembus ke tikungan Gotekan. (ram/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
warga pacet tanami pohon pisang jalan ditanami pisang pacet mojokerto jalan rusak