Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan, pihaknya telah bergerak cepat berkoordinasi dengan Perhutani untuk mengatasi kebakaran hutan dan kahan (karhutla) tersebut.
”Sebanyak 99 persen karhutla dipicu oleh ulah manusia. Untuk kawasan Dawarblandong, BPBD sudah berkomunikasi intensif dengan Perhutani guna mengantisipasi bersama. Kami juga mengumpulkan para camat sebagai pemangku wilayah untuk membantu pembinaan di masyarakat,” ujarnya, kemarin (30/7).
Rinaldi menambahkan, Pemkab Mojokerto dalam waktu dekat akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati Mojokerto terkait kesiapsiagaan menyambut musim kemarau panjang ini. Menyusul, intensitas kebakaran meningkat pada puncak kemarau tahun ini.
BPBD mencatat setidaknya telah menerima minimal satu laporan kejadian kebakaran setiap harinya. Dengan demikian, Rinaldi mengimbau masyarakat, terutama pengguna jalan, untuk meningkatkan kewaspadaan. ”Pengendara kami imbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan di area kering, dan warga dilarang keras membuka lahan baru dengan cara membakar,” tandasnya. (fan/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto