JATIREJO - Pencairan Suwarni, 85, warga Dusun Sumengko/Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, yang dilaporkan hilang sejak Kamis (23/7) berlangsung hingga kemarin (25/7). Sedikitnya lima tim menyisir jalan raya, hutan, hingga aliran sungai yang kemungkinan dilintasi korban.
Ketua Semangat Masyarakat Relawan (Semar) Muji Boini mengatakan, operasi pencairan pada hari ketiga ini melibatkan personel BPBD, polisi, TNI, Tagana, perangkat desa, keluarga korban, hingga berbagai kelompok sukarelawan. Mereka dibagi menjadi lima tim untuk melakukan penelusuran ke kampung sekitar Sumengko dan jalan Jatirejo-Trowulan. ’’Ada yang menyusuri hutan lewat jalur setapak dan sungai juga,’’ ujarnya, kemarin (25/7).
Menurutnya, upaya pencarian belum menunjukkan hasil. Hingga kemarin siang, nenek Suwarni belum ditemukan. ’’Masih nihil,’’ imbuhnya. Hal serupa diungkapkan Ketua Team Stress Adventure (TSA) Anang Budi Prasetyo.
Anang mengatakan, pencairan dilakukan dengan mengikuti arah terakhir survivor terlihat. Keluarga menyebutkan Suwarni meninggalkan rumah menuju arah hutan sebelum menghilang.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin menyatakan, Suwarni meninggalkan rumahnya pada Kamis (23/7) sekitar pukul 13.00. Karena tak kunjung pulang hingga malam hari, pencairan pun dilakukan. Keluarga Suwarni juga telah membuat laporan ke kepolisian atas hilangnya korban sejak hari itu. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto