KOTA – Seorang bocah bermain dan melompat ke sungai di Dam Sungai Brangkal yang berada di antara Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, dan Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, kemarin (15/5).
Rehan warga setempat mengatakan, aktivitas bermain dan mandi di Sungai Brangkal tersebut seolah sudah menjadi tradisi turun-temurun sejak dulu. Apalagi, saat memasuki hari libur sekolah atau hari besar keagamaan.
Sore kemarin terlihat sejumlah anak-anak memanfaatkan area sekitar dam sebagai tempat bermain dan berenang. Mereka secara bergantian memanjat pembatas beton lalu melompat langsung ke tengah pusaran air bawah dam tanpa menggunakan alat pelindung diri.
Ponex, warga setempat menuturkan, jika melihat kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, debit air sungai yang berhulu dari kawasan Pacet tersebut bisa saja berubah sewaktu-waktu. Meski begitu, sejauh ini belum ada larangan resmi dari pihat terkait. ”Dulu sudah pernah memakan korban, tetapi sekarang marak kembali,” ujar Ponex.
Warga berharap pemerintah daerah melalui keamanan lingkungan maupun satpol PP lebih tegas melarang aktivitas bermain di area bahaya tersebut. ”Sebelum nanti kembali terjadi korban jiwa,” tandas Ponex.
Sejatinya, selama ini sudah ada area berenang yang kedalaman dan kondisinya air sungainya relatif aman. Yakni, di aliran Kali Tlusur atau berada di sisi timur dam yang memasuki kawasan Lingkungan Sinoman, Kelurahan Miji.
Di samping relatif aman, sepanjang Kali Tlusur juga masih dalam pantauan warga sekitar karena berada di wilayah permukiman padat penduduk. (fan/ris)
Editor : Fendy Hermansyah