Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Angin Kencang Porak Porandakan Puri Mojokerto

Rizal Amrulloh • Senin, 13 April 2026 | 17:49 WIB
ROBOH: Personel Polres Mojokerto mengevakuasi tenda pos pengamanan yang ambruk diterjang angin kencang di simpang 5 Kenanten, Kecamatan Puri, kemarin (12/4). (Rizal JPRM)
ROBOH: Personel Polres Mojokerto mengevakuasi tenda pos pengamanan yang ambruk diterjang angin kencang di simpang 5 Kenanten, Kecamatan Puri, kemarin (12/4). (Rizal JPRM)

 

 

Pohon Bertumbangan, Baliho dan Pos Polisi Ambruk 

KABUPATEN - Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, kemarin (12/4) siang. Cuaca ekstrem mengakibatkan pohon bertumbangan dan merusak reklame baliho hingga pos kepolisian. 

Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, menjadi salah satu wilayah terdampak cukup parah. Kencangnya hempasan angin yang terjadi sekitar pukul 14.00 menyebabkan dua papan baliho berukuran 4 x 6 meter ambruk sekaligus di Jalan Wijaya Kusuma. Hujan disertai angin kencang dan es, baliho, dan pohon-pohon roboh, tutur Nur Hasanah, warga Dusun Genengan, Desa Banjaragung. 

Sapuan angin kencang berlangsung singkat kurang lebih 10 menit. Meski begitu, terjangannya juga memporak porandakan gerobak pedagang kaki lima (PKL), atap bangunan, dan teras toko. Alhamdulillah tidak ada korban," tuturnya. 

Yayuk, warga setempat menuturkan, angin kencang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Meski tergolong singkat, namun warga yang panik dan ketakutan berhamburan menyelamatkan diri.

”Dagangan saya tepat di bawah reklame baliho ini, kejadiannya cepat sekali, cuma sekitar 10 menit, tapi langsung merobohkan dua papan reklame, tutur Yayuk, di lokasi kejadian, kemarin (12/4). 

Selain menumbangkan papan reklame, sejumlah gerobak milik PKL yang biasa mangkal di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan. Beberapa atap rumah warga juga dilaporkan beterbangan akibat disapu angin kencang. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kejadian tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Menyusul, material baliho yang ambruk menutupi sebagian badan Jalan Wijaya Kusuma, penghubung wilayah Kecamatan Puri dan Sooko tersebut. ”Hujannya sih tidak seberapa deras, tetapi anginnya kencang sekali, jadinya kita memilih berhamburan untuk menyelamatkan diri,” tambah Yayuk. 

Selain itu, angin kencang juga mengakibatkan tenda polisi di simpang 5 Kenanten, Kecamatan Puri, ambruk. Bahkan, pos pengamanan semi permanen milik Polres Mojokerto ini sempat terhempas ke badan jalan hingga menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Alhamdulillah tidak ada petugas saat kejadian, karena pos ini memang sedang dalam persiapan pembongkaran, tandas Kasatlantas Polres Mojokerto AKP M. Yogie Pratama.

Dia mengatakan, tenda polisi yang sebelumnya didirikan untuk giat Operasi Pekat Semeru 2026 telah dikosongkan sejak Jumat (10/4). Karena ambruk, pos pengamanan Idul Fitri ini langsung dilakukan pembongkaran total kemarin. Untuk pos Kenanten sendiri rencananya akan dibangun kembali menjadi pos permanen nanti, paparnya. 

Di samping itu, dampak angin kencang juga mengakibatkan sejumlah pohon bertumbangan di sejumlah titik. Termasuk rumpun bambu di Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, yang roboh menimpa ruas jalan. 

Hingga sore kemarin, petugas BPBD Kabupaten Mojokerto bersama tim gabungan dan relawan melakukan upaya evakuasi di lokasi terdampak angin kencang. Teman-teman masih di lapangan. Baru selesai dari dua lokasi, tandas Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin. (ram/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#bencana mojokerto #angin kencang mojokerto #angin ribut