KOTA - Aksi nekat HM, 34, menceburkan diri ke Kali Ngotok dari atas Jembatan Pulorejo, Kota Mojokerto, sempat menggegerkan warga, Sabtu (28/3) malam. Nyawa pria bujang asal Kecamatan Prajurit Kulon ini melayang akibat tenggelam digulung arus sungai.
Kapolsek Prajurit Kulon Kompol Purnomo menuturkan, aksi nekat ini terjadi sekitar pukul 22.30. Mulanya, HM terlihat jalan kaki dari Jalan Raya Pulorejo atau barat jembatan menuju lokasi. Setiba di Jembatan Pulorejo, HM langsung loncat menceburkan diri ke kali. ”Warga sekitar yang melihat kejadian ini sebelumnya sempat berteriak mencegat korban, tapi tidak dihiraukan,” terangnya, kemarin.
Melihat itu, warga langsung melapor ke pihak berwajib sambil menelusuri keberadaan HM dari pinggir kali. Tak berselang lama, korban ditemukan petugas gabungan dalam kondisi sudah tidak bernyawa tak jauh dari lokasi. ”Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” sebutnya.
HM diduga tewas karena tak bisa berenang. Ditambah derasnya arus dan kedalaman aliran Sungai Brantas tersebut lebih dari 2 meter. Dari pemeriksaan luar, lanjut Purnomo, dipastikan HM tewas akibat tenggalam. Motif korban diduga nekat bunuh diri dengan nyemplung ke kali masih ditelisik petugas. ”Jenazah korban kemudian kami serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” tandas Purnomo. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah