MOJOSARI - Ratusan warga di Dusun Gembongan, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, terpaksa menjalani ibadah puasa dalam kondisi memprihatinkan. Banjir besar merendam permukiman akibat jebolnya tanggul Sungai Sadar pada Senin (16/3) dini hari.
Luapan air mulai masuk ke rumah-rumah warga saat mereka tengah mempersiapkan santap sahur. Kedatangan air yang datang tiba-tiba membuat warga panik.
Ririn, salah satu warga setempat, menuturkan debit air meningkat sangat cepat sehingga warga tidak sempat melakukan banyak penyelamatan barang.
"Air masuk ke rumah Senin dini hari, pas warga lagi sahur. Semua kaget karena debit air naik sangat cepat," ujar Ririn saat ditemui di lokasi, Senin siang.
Pantauan di lapangan hingga Senin siang menunjukkan genangan air masih merendam area permukiman warga dengan ketinggian yang bervariasi. Selain merusak perabotan rumah tangga, banjir juga meluluhlantakkan sektor pertanian warga.
Puluhan hektare lahan padi yang sudah mendekati masa panen kini terendam air dan terancam gagal panen.
Kondisi tersebut diperparah dengan belum optimalnya fasilitas penanggulangan banjir di kawasan itu. Rumah pompa yang disiapkan untuk membantu menyedot genangan air dilaporkan belum beroperasi maksimal hingga berita ini diturunkan.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan darurat terhadap tanggul yang jebol serta mengoptimalkan fungsi pompa air agar genangan banjir dapat segera surut. (fan/fen)
Editor : Fendy Hermansyah