JATIREJO - Seorang pemuda di Dusun Jasem, Desa Dinoyo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto ditemukan tewas membusuk di dalam rumahnya, Kamis (5/3). Pria lajang ini diduga meninggal akibat bunuh diri.
Korban adalah Muhammad Fathoni yang sejak dua pekan terakhir tak nampak keluar rumah. Pria berusia 23 tahun ini diketahui dalam kondisi tak bernyawa dengan tali yang masih mengikat di lehernya.
"Kondisi korban sudah meninggal dunia dengan posisi gantung diri di ruang tengah rumahnya," ujar Kapolsek Jatirejo AKP Agus Setiawan di lokasi.
Agus menjelaskan, korban kali pertama ditemukan oleh pamannya yang berniat menjenguk. Nahas, Fathoni yang sehari-hari tinggal seorang diri ini ternyata sudah tewas mengenaskan dan mengeluarkan aroma menyengat.
Atas penemuan jenazah tersebut, oleh perangkat desa kemudian dilaporkan ke Polsek Jatirejo sekitar pukul 15.00. Diperkirakan, korban telah tewas sekitar 15 hari lalu. "Menurut keterangan dari keluarga sudah tidak bertemu dengan korban kurang lebih sejak awal puasa," tandas dia.
Guna memastikan penyebab tewasnya korban, Tim Inafis Polres Mojokerto bersama Polsek Jatirejo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Hasil identifikasi sementara, diduga korban meninggal dunia karena bunuh diri.
Hal tersebut juga diperkuat dengan keterangan keluarga yang menyebutkan bahwa Fathoni memiliki riwayat depresi. "Korban agak depresi, kalau diajak omong ngelantur," tutur Agus.
Malam tadi, jenazah korban langsung dikebumikan di tempat pemakaman umum setempat. Itu setelah pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut dan tak menghendaki korban untuk dilakukan autopsi. "Tidak ada tanda kekerasan dan barang-barang berharga juga tidak ada yang hilang," pungkas kapolsek. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah