Perempuan Tewas Akibat Tabrak Lari, Dua Pemuda Meninggal usai Hantam Pohon
KABUPATEN - Tiga nyawa melayang akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Mojokerto. Peristiwa maut ini terjadi dalam waktu semalam di wilayah Kecamatan Trowulan dan Mojosari. Di antaranya terjadi di Jalan Raya Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Kamis (5/2) sekitar pukul 19.30. Kecelakaan tragis dialami ibu dan anak yang diduga jadi korban tabrak lari.
Siti Katoyah, 52, tewas seketika setelah motor yang dikemudikan putranya, Imam Santoso, 21, terlibat kecelakaan di simpang empat Desa/Kecamatan Trowulan. Di tempat kejadian perkara (TKP), motor Yamaha Nmax bernopol W 4921 NCW yang dikendarai keluarga asal Dusun Babadan, Desa Junwangi, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, ini diketahui terjatuh di antara dua truk.
”Ada truk dua, yang satu fuso dan yang satunya lagi engkel. Jadi, dia (korban, Red) itu di tengah-tengah antara dua truk,” ungkap Solikhin, saksi mata di lokasi kejadian.
Dia menjelaskan, baik motor dan truk sama-sama melaju dari arah Jombang menuju Mojokerto. Solikhin mengaku tak mengetahui secara persis penyebab kecelakaan tersebut. Karena saat kejadian, kondisi lalu lintas cukup padat lantaran lampu traffic light dari arah Jombang masih menyala hijau. ”Begitu lampu merah, saya lihat sudah ada orang tergeletak,” tandas dia.
Siti Katoyah tewas mengenaskan diduga akibat terlindas truk. Sementara Imam Santoso selamat dan mengalami luka-luka. Keduanya kemudian dievakuasi tim PMI Mojokerto dan relawan ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.
Sementara truk yang diduga terlibat dalam kecelakaan tidak berada di TKP. Kendaraan tersebut tetap melaju menuju arah ke Surabaya. ”Truknya nggak paham ke mana,” imbuhnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Muhammad Yogi Pratama membenarkan terkait peristiwa kecelakaan yang menewaskan seorang ibu tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, korban meninggal dunia diduga akibat tertabrak truk usai bersenggolan dengan kendaraan lain.
Polisi kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap insiden tabrak lari tersebut. ”Kendaraan truk yang tidak diketahui identitasnya dalam lidik,” tegas Yogi.
Selang beberapa jam setelahnya, kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa kembali terjadi di Jalan Raden Wijaya, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari. Bahkan, insiden yang berlangsung Jumat (6/1) dini hari sekitar pukul 01.00 ini merenggut dua nyawa sekaligus.
Korban meninggal dunia yakni pengemudi motor Mokhamad Suprapto, 30, berboncengan dengan Jaka Adi Purwanto, 29, yang sama-sama warga Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari. Keduanya tewas setelah motor Kawasaki Ninja yang mereka kendarai menabrak pohon.
Diki Faizal Saputra, salah satu saksi mata mengungkapkan, motor yang dikendarai kedua korban berjalan dari arah Jalan Gajah Mada menuju ke Desa Jotangan. Sesampainya di TKP, kendaraan tanpa dilengkapi nopol ini diduga kehilangan kendali hingga keluar jalur dan menghantam pohon di tepi jalan. ”Kecelakaannya menabrak pohon, motor dari arah selatan kencang berboncengan dua orang,” ungkapnya, di lokasi.
Kerasnya tabrakan membuat dua korban langsung terkapar. Nahas, keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka yang serius. ”Pengendara motor kawasaki Ninja Mokhamad Suprapto dan penumpang kendaraan, Jaka Adi Purwanto, meninggal dunia di tempat kejadian,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Ipda Beni Hermawan, kemarin (6/2).
Dia memastikan, peristiwa nahas ini merupakan kecelakaan tunggal. Penyebabnya, pengemudi diduga kurang berhati-hati dan lalai hingga menabrak pohon. ”Saat berkendara kurang berkonsentrasi, sehingga menyebabkan terjadinya laka lantas,” tandas dia.
Setelah melakukan olah TKP, Satlantas Polres Mojokerto juga telah mengamankan barang bukti kendaraan serta menggali keterangan saksi-saksi. Kedua jenazah juga langsung dievakuasi tim PMI Kabupaten Mojokerto bersama relawan ke RSUD Prof. dr. Soekandar, Kecamatan Mojosari. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah