Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Angin Kencang Terjang Pungging dan Mojosari, Puluhan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

Rizal Amrulloh • Senin, 2 Februari 2026 | 19:16 WIB

 

AMBRUK: Kondisi bangunan rumah warga di Dusun Manukan, Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, yang roboh akibat tersapu angin kencang, kemarin (1/2).
AMBRUK: Kondisi bangunan rumah warga di Dusun Manukan, Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, yang roboh akibat tersapu angin kencang, kemarin (1/2).
 

 

Dengar Gemuruh, Warga Berlindung di Bawah Kasur 

KABUPATEN - Angin kencang menyapu wilayah Kabupaten Mojokerto, Sabtu (31/1). Kecamatan Pungging menjadi wilayah terdampak paling parah hingga mengakibatkan puluhan rumah rusak dan pohon bertumbangan.

Erwin, 55, warga Dusun Manukan, Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging mengungkapkan, angin kencang disertai hujan deras terjadi sekitar pukul 16.00. Hanya dalam tempo 10 menit, empasan angin memporak porandakan rumahnya. ”Separuh rumah saya habis terkena angin,” ujarnya ditemui Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin (1/2). 

Angin kencang menyapu atap serta merobohkan dinding rumah bagian belakang yang berbatasan langsung dengan areal persawahan. Kuatnya terjangan angin menyebabkan bangunan permanen dengan luas sekitar 15 meter x 8 meter ini langsung rata dengan tanah. ”Angin kencang sekali sehingga atap, tembok, dan pagar belakang langsung roboh bersamaan,” paparnya. 

Beruntung, ambruknya bangunan tak sampai menimbulkan korban. Karena saat amukan angin kencang, Erwin bersama kedua anaknya berupaya menyelamatkan diri di dalam ruang kamar. ”Saya dan anak-anak berlindung di bawah kasur, karena khawatir setelah terdengar suara gemuruh bangunan yang roboh,” paparnya. 

Kemarin (1/2), Erwin melakukan upaya perbaikan seadanya sekaligus membersihkan puing-puing bangunan yang masih dapat dipergunakan. Akibat kerusakan bangunan rumahnya tersebut, dia memperkirakan mengalami kerugian materiil berkisar Rp 25 juta hingga Rp 30 juta. 

Selain itu, rumah Feri Ahmad Dani, 28, warga Dusun Manukan, Desa Balongmasin lainnya yang juga terdampak akibat cuaca ekstrem, Sabtu (31/1) sore. Tempat tinggalnya rusak parah setelah tertimpa pohon beringin berukuran jumbo yang tumbang diterpa angin kencang. ”Atap rumah hancur, ruang tamu dan kamar bocor semua,” jelasnya. 

Saat kejadian, Feri bersama empat anggota keluarganya sedang berada di dalam rumah. Namun, sesaat setelah pohon beringin berdiameter kurang lebih 2 meter yang berada di makam punden setempat roboh, semuanya berhasil menyelamatkan diri keluar rumah. (ram/ris)

Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #bencana mojokerto #angin kencang #puting beliung