Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Lima Jam, Tiga Nyawa Melayang di Jalanan Mojokerto

Rizal Amrulloh • Sabtu, 31 Januari 2026 | 00:40 WIB

 

NAHAS: Tim relawan dan PMI Kabupaten Mojokerto mengevakuasi jenazah Suwandi, anggota TNI yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, kemarin (30/1).
NAHAS: Tim relawan dan PMI Kabupaten Mojokerto mengevakuasi jenazah Suwandi, anggota TNI yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, kemarin (30/1).
 

Kecelakaan Melibatkan Tiga Motor dan Truk di Lokasi Berbeda 

KABUPATEN - Kecelakaan lalu lintas mengakibatkan tiga nyawa melayang di wilayah Kabupaten Mojokerto, kemarin (30/1). Insiden maut ini terjadi hanya dalam kurun lima jam di tiga lokasi kejadian yang berbeda. 

Dari data yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto, kecelakaan yang menelan korban jiwa ini terjadi di Jalan Raya Pacing, Kecamatan Bangsal, pukul 05.05 kemarin. Seorang pengendara motor, Suwandi, 49, tewas setelah Honda Vario nopol N 4757 EFB yang dikendarai bertabrakan dengan truk Mitsubishi Canter nopol S 8555 NK. 

Anggota TNI berpangkat Peltu ini langsung meregang nyawa di tempat kejadian perkara (TKP). ’’Kondisinya langsung meninggal,’’ ungkap Wildan Ferdyansyah, 22, sopir truk di lokasi kejadian. Wildan menjelaskan, korban yang diketahui anggota Divisi Infanteri 2 Kostrad Malang ini melaju dari arah Mojokerto menuju Bangsal. Sedangkan truk tanpa muatan ini berjalan dari arah berlawanan atau Mojosari-Mojokerto. 

Sesampainya di TKP, dia menyebut motor yang dikendarai korban tiba-tiba berbelok ke kanan hingga di garis tengah markah jalan. ’’(Motor korban) nyleot ke kanan menabrak samping truk saya,’’ tandas sopir asal Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro ini. 

Benturan keras membuat Suwandi langsung terpental ke sisi utara jalan raya. Korps TNI yang berdomisili di Perumahan Bumi Ardimulyo, Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Malang tersebut seketika meninggalk. Jenazah lantas dievakuasi relawan dan tim medis PMI Kabupaten Mojokerto ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. 

Tak berselang lama, kecelakaan maut juga dilaporkan terjadi di Jalan Raya Pungging, Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, sekitar pukul 08.40. Seorang pengendara motor bernama Novia Mina Nur Kholifah, 21, dilaporkan meregang nyawa usai terlibat kecelakaan dengan dump truck. Jenazahnya dievakuasi ke RSUD Prof. dr. Soekandar dan telah diambil pihak keluarga untuk dikembumikan di alamatnya Desa Cabean, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun. 

Selain itu, kecelakaan yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di jembatan Sungai Brantas, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar sekitar pukul 10.30. Kejadian nahas ini dialami Sardji, 63, yang meninggal dunia setelah menabrak truk milik Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur (BBPJN Jatim). 

Salah satu pengguna jalan sekaligus saksi mata, Adi Yuwanto, mengungkapkan, insiden kecelakaan maut ini berawal saat Sardji yang mengendarai Yamaha Mio GT Nopol S 4292 VD melaju dari arah Surabaya menuju Mojokerto. Sesampainya di jembatan Sungai Brantas, korban diduga mengantuk dan menabrak truk yang sedang terparkir untuk pembersihan jalan. ’’Bapak ini (korban, Red) dari bawah tol sudah kelihatan mengantuk, saya di belakangnya,’’ tuturnya. 

Adi menyebut, petugas telah memasang water barrier untuk membatasi zona aktivitas pembersihan jalan. Namun, korban yang beralamat di Jalan Muria, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini tetap menerabas pembatas hingga menabarak bagian belakang truk.

’’Pembatas ditabrak dan akhirnya mengenai ujung kanan belakang truk pembersih jalan,’’ ujarnya. Sardji meninggal di TKP akibat luka parah yang dialaminya. Tim medis kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. 

Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Yogie Pratama menyatakan, kejadian laka lantas telah ditangani oleh petugas. Namun, pihaknya belum bisa merinci kronologi dan penyebab pasti kecelakaan karena masih dilakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. ’’Masih dikumpulkan informasi sama anggota,’’ ujarnya. (ram/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#laka maut #laka mojokerto #kecelakaan mojokerto #laka lantas