Lima Jam Baru Padam, Kerugian Capai Rp 300 Juta
SOOKO - Sebuah home industry sepatu di Dusun/Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, luluh lantak setelah terbakar hebat, kemarin (29/1) dini hari. Gudang beserta isinya ludes akibat amukan si jago merah.
Jainuri, salah satu saksi mata mengungkapkan, kebakaran diketahui pada pukul 01.30. Dia melihat kobaran api sudah menjalar dari dalam gudang sekaligus tempat produksi sepatu yang berada persis di samping rumahnya tersebut. ’’Sekitar jam 01.30 itu api sudah menyambar,’’ ungkapnya.
Sontak, dia langsung membangunkan istri dan anaknya yang tengah terlelap untuk menyelamatkan diri keluar rumah. Dalam sekejap, kebakaran kian membesar sehingga warga meminta bantuan dengan menghubungi pemadam kebakaran (damkar). ’’Saya panik karena kebakarannya mepet rumah saya. Tapi, alhamdulillah aman,’’ tandasnya.
Warga Dusun Kedungmaling RT 20, RW 08, Desa Kedungmaling ini menyatakan tidak mengetahui persis sumber kebakaran. Namun, kebakaran diketahui berasal dari dalam gudang yang berisi bahan-bahan yang mudah terbakar. ’’Saya kurang paham, tapi sepertinya bahan-bahan sepatu (yang terbakar),’’ imbuhnya.
Tim Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto mengerahkan empat unit armada pemadam di lokasi kejadian kebakaran. Besarnya kobaran api juga membuat satu unit Damkar Kota Mojokerto turut membantu menjinakkan si jago merah. ’’Kami upayakan memadamkan api agar tidak merembet ke permukiman warga,’’ ungkap Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Soekamto.
Petugas harus berjibaku kurang lebih lima jam untuk memadamkan api. Pasalnya, lanjut Soekamto, area yang terdampak kebakaran cukup luas kurang lebih 200 meter persegi. Kebakaran baru berhasil dipadamkan pada pukul 06.15. Namun, jilatan api telah menghanguskan gudang home industry beserta isinya. ’’Yang terbakar bahan baku produksi sepatu, mesin produksi, dan bangunan home industry sepatu,’’ jelasnya.
Kejadian kebakaran ini juga telah ditangani jajaran Polsek Sooko. Usai pembasahan, aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap pemicu kobaran api. ’’Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 300 juta,’’ ungkap Kapolsek Sooko AKP Syaiful Isro. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah