Membusuk, Diperkirakan Telah Meninggal Hampir Sepekan
GEDEG - Sosok mayat yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Brantas, Dam Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, masih diselidiki kepolisian. Kondisi jasad yang sudah membusuk jadi kendala tersendiri bagi petugas untuk menuntaskan identifikasi.
’’Sampai saat ini (kemarin) mayat tersebut masih belum teridentifikasi,’’ ujar Kapolsek Gedeg AKP Sukaren, Senin (26/1). Sejak dievakuasi Minggu (25/1), sejumlah langkah telah dilakukan petugas. Termasuk identifikasi menggunakan mobile automated multi biometric identification system (MAMBIS) yang juga belum membuahkan hasil.
Sukaren menyebut, kondisi jenazah yang sudah membusuk jadi salah satu kendala bagi petugas. ’’Diperkirakan sudah meninggal sekitar 5 hari (sebelum ditemukan di mengapung di Dam Pagerluyung),’’ jelasnya.
Ia memastikan tidak ada bekas luka akibat kekerasan pada tubuh Mr.X tersebut. Selain pembengkakan dan lecet akibat terbentur berbagai benda selama terombang-ambing di kali.
Seperti diketahui, mayat misterius tersebut ditemukan warga di Dam Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Minggu (25/1). Mayat laki-laki berumur sekitar 30 tahun itu mengapung di tengah aliran kali. Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah menggunakan perahu karet sekitar pukul 13.00.
Jasad pria tanpa identitas itu bercirikan tinggi badan 165 cm dan memakai kaos hitam bertuliskan Hurley. Mayat Mr X itu kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, penyelidikan identitas dan penyebab tewasnya mayat misterius itu terus dilakuakn Satreskrim Polres Mojokerto Kota.
Sukaren mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian di wilayah hulu Sungai Brantas, baik Jombang, Nganjuk maupun Kediri. Utamanya terkait kasus orang hilang yang belum ditemukan hingga kini. ’’Untuk di wilayah Gedeg sendiri tidak ada kasus orang hilang yang belum ditemukan,’’ beber Sukaren.
Pihaknya meminta agar masyarakat yang merasa kehilangan sanak keluarga bisa menghubungi kepolisian. Terutama jika memiliki ciri yang sama dengan Mr. X tersebut. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah