JATIREJO - Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, dilanda tanah longsor yang terjadi di dua titik sekaligus, Rabu (21/1) malam. Bencana alam tersebut mengakibatkan satu rumah warga terdampak dan memutus saluran air bersih.
BPBD Kabupaten Mojokerto mencatat, dua titik longsor terjadi hampir bersamaan di Dusun/Desa Jembul sekitar pukul 18.30. Di antaranya di RT 04, RW 02 yang menyebabkan rumah milik Nyono, 45, warga setempat rusak.
”Ya, sudah kami lakukan survei, longsor menimpa rumah warga,” ungkap Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin, kemarin (22/1).
Kerusakan terjadi pada bagian dinding rumah bagian belakang akibat tertimpa material tanah longsor. Hal itu menyebabkan jebolnya bangunan tembok dengan luas kurang lebih 4 x 3 meter. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Karena pemilik rumah sempat menyelamatkan diri sesaat sebelum tanah terjal di belakang rumahnya longsor.
Rinaldi memastikan, rumah warga terdampak longsor telah ditindaklanjuti dengan perbaikan secara swadaya. ”Hari ini (kemarin, Red), pihak desa bersama-sama polsek dan koramil kerja bakti menyediakan bahan bangunan dan perbaikan rumah rumah warga yang terdampak,” imbuhnya.
Selain itu, terdapat titik longsor lainnya yang terjadi dalam rentang waktu hampir bersamaan di Dusun/Desa Jembul. Tanah tebing dengan ketinggian sekitar 10 meter dan panjang 20 meter mengalami ambrol. ”Material longsor menimpa pipa saluran air hingga putus dan menutup saluran irigasi,” tambah Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim.
Dia menjelaskan, kedua kejadian longsor tersebut dipicu akibat hujan deras yang mengguyur Desa Jembul dan sekitarnya pada, Rabu (21/1). Hujan yang berlangsung selama berjam-jam ini kemudian menyebabkan tanah menjadi jenuh sehingga terjadi longsor.
Khakim menyebutkan, di dua titik longsor ini sudah dilakukan penanganan oleh tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat. Kemarin seluruh material longsor telah dievakuasi. ”Material sudah dibersihkan warga dan tim gabungan, pipa dan saluran air juga sudah tersambung kembali,” pungkas dia. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah