Nyono, pemilik rumah mengatakan, longsor terjadi selepas Isya pada Rabu (21/1) malam. Ia menyebutkan memang sejak siang hujan turun tak kunjung reda hingga malam hari.
Tak dinyana, dirinya menyebutkan, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari arah belakang sontak seisi rumah berlari keluar. ’’Saat di cek ternyata longsor menimpa tembok belakang rumah hingga jebol,’’ ungkapnya.
Di belakang rumah memang ada tebing kurang lebih tingginya lima meter. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Pada Kamis (22/1) pagi, sejumlah personel kepolisian dan TNI bersama warga melakukan pembersihan sisa lumpur dan puing-puing tembok. (fan/fen)
Editor : Fendy Hermansyah