MOJOANYAR - Seorang pekerja bangunan tersengat listrik saat mengerjakan renovasi atap agen tiket di Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Kamis (18/12). Beruntung, nyawanya dapat terselamatkan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Aksi penyelamatan berlangsung cukup dramatis dengan melibatkan tim Damkar BPBD dan PMI Kabupaten Mojokerto, PLN, hingga sukarelawan. Itu dikarenakan tubuh korban, Nuri, 40, warga asal Desa Sadartengah, Kecamatan Mojoanyar sempat terjebak di atap bangunan berbahan galvalum. ’’Kendala karena tempatnya sempit dan juga di atas ada kabel, jadi harus berhati-hati agar jangan sampai ada korban lagi,’’ ungkap Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Soekamto.
Dia memaparkan, tim damkar menerima laporan terkait adanya insiden pekerja bangunan yang tersengat listrik sekitar pukul 14.00. Petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan upaya penyelamatan korban.
Sulitnya medan membuat proses evakuasi berlangsung kurang lebih setengah jam. ’’Alhamdulillah korban akhirnya bisa diturunkan dan dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sadar,’’ tuturnya.
Diperkirakan, Nuri tersengat arus listrik pada bagian kaki sebelah kiri. Sebab, ungkap Soekamto, pada kain celana korban terdapat robekan serta mengalami luka-luka.
Yasir, 21, saksi mata mengatakan, terdapat dua orang pekerja bangunan yang mengerjakan renovasi atap di usaha agen travel milik ayahnya. Insiden terjadi ketika Aspan, 57, kuli bangunan lainnya memberikan satu lonjor besi galvalum kepada Nuri yang berada di atap bangunan. ’’Besinya kena kabel PLN, terus keseterum,’’ bebernya.
Seketika itu, Nuri langsung tumbang dan sempat tak sadarkan diri. Sehingga dia meminta bantuan damkar untuk menyelamatkan korban yang masih berada di atap bangunan. ’’Awalnya (korban) lemas dan nggak bisa turun, akhirnya saya hubungi damkar,’’ pungkasnya.
Setelah berhasil dievakuasi, nyawa korban dapat terselamatkan dan dibawa ke RS Sido Waras, Kecamatan Bangsal untuk mendapatkan perawatan intensif. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah