KOTA – Kerusakan fasilitas umum di sejumlah trotoar jalan Kota Mojokerto akhirnya ditangani. Kemarin (16/12), penutup saluran air yang selama sebulan terakhir jebol diganti. Perbaikan juga dilakukan terhadap area trotoar yang mengalami ambrol.
Berdasarkan pantauan kemarin sore, proses perbaikan berlangsung di trotoar Jalan Bhayangkara seberang kantor BKPSDM Kota Mojokerto. Dua pekerja tengah memasang manhole alias logam penutup lubang saluran air pengganti.
Lubang di tengah jalur pedesterian ini sebelumnya menganga karena tutupnya jebol. ”Sudah ada tiga tutup yang diganti karena rusak,” kata salah satu pekerja di lokasi.
Dua titik lain itu berada di trotoar Jalan Gajah Mada, tepatnya depan gerai Starbucks dan dekat lampu lalu lintas. Seperti di ruas Jalan Bhayangkara, manhole di jalan protokol ini juga rusak parah. ”Yang di dekat lampu merah kata tukang becak habis dipakai parkir truk tronton muat aspal, jadi langsung jebol,” imbuhnya.
Selain mengganti manhole, perbaikan juga menyasar area trotoar yang ambrol. Pekerja menata kembali paving yang amblas maupun bagian beton yang mengalami gerusan. ”Ada dua titik yang kami beton lagi,” tandasnya sembari menyebut perbaikan telah berlangsung sejak Senin (15/12).
Sebelumnya, trotoar di sejumlah ruas jalan raya Kota Mojokerto yang dibangun 2023 lalu sudah mengalami kerusakan. Di antaranya beberapa manhole rusak dengan kondisi pecah dan hancur. Maraknya manhole yang jebol ditengarai akibat tak mampu menahan beban kendaraan.
Sutik, pemilik depot makan di Jalan Bhayangkara menyebutkan, penutup saluran air di dekat warungnya rusak karena sering dilindas mobil. ”Tapi tidak tahu mobil yang mana, karena banyak yang lewat,” ujarnya, Kamis (11/12).
Dikonfirmasi saat itu, Plt Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Perakim Kota Mojokerto Ferry Hendri menyatakan, kerusakan di jalur pedesterian akan segera ditindaklanjuti.
Untuk diketahui, proyek pembangunan trotoar di Kota Mojokerto berlangsung serentak pada tahun 2023. Pekerjaan itu antara lain menyasar Jalan Gajah Mada dengan anggaran Rp 3,3 miliar, Jalan Bhayangkara Rp 3,6 miliar, Jalan Pahlawan Rp 2,8 miliar, dan Jalan Hayam Wuruk Rp 3,37 miliar. Proyek ini meliputi pemavingan trotoar sekaligus jalur difabel hingga pemasangan lampu hias. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah