KABUPATEN - Seorang sopir truk ditemukan tak bernyawa di sekitaran PT Beton Prima Indonesia, Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jumat (12/12) petang. Nyawanya melayang saat menunggu giliran bongkar muatan batu bara di pabrik beton tersebut.
Sopir nahas itu bernama Ahmad Budianto, 53, asal Desa Taman, Grujugan, Bondowoso. Budianto ditemukan tak bernapas sekitar pukul 17.30. Tubuhnya telentang di atas kursi bambu di seberang pabrik hanya memakai sarung tak jauh dari truk nopol W 8895 UR yang ia sopiri diparkir.
’’Mau masuk pabrik belum ada (dapat) izin masuk. Terus dia (Budianto) bilang mau istirahat dahulu. Setelah giliran disuruh masuk, dibangunin sudah tidak bisa,’’ ujar Dadang, petugas bongkar muat pabrik. Ia mengatakan, sebelumnya Budianto tidak mengeluhkan sakit apa pun. Pihaknya turut kaget usai mendapati kondisi sopir truk nahas tersebut. ’’Cuma bilang ingin istirahat saja,’’ imbuhnya.
Slamet, sekuriti pabrik, mengutarakan hal senada. Sopir truk muatan batu bara ini datang ke lokasi seorang diri. Menurutnya, Budianto diketahui tak bernyawa saat menunggu giliran masuk pabrik untuk bongkar muatan. ’’Mau masuk pabrik, bongkar muatan batu bara,’’ terang Slamet.
Peristiwa ini langsung dilaporkan ke kepolisian. Tim Inafis Polres Mojokerto yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas mendapati sejumlah obat-obatan dari dalam truk yang dikendarai korban. Salah satunya, obat sakit kepala. Jasad Budianto kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari untuk divisum. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah