Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim mengungkapkan, curah hujan yang tinggi di wilayah Gondang dan sekitarnya pada Kamis (4/12) mengakibatkan tanggul saluran air di Desa Centong jebol.
Kondisi tersebut berdampak meluapnya aliran irigasi hingga ke pemukiman warga. ”Saluran irigasi mengalami peningkatan volume debit air yang cukup tinggi dan deras, sehingga mengakibatkan tanggul jebol,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (5/12).
Derasnya arus air tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dusun Jatiombo mengalami kerusakan. Masing-masing rumah milik Antoni Joko Prasetyo yang temboknya ambrol. Selain itu, luapan air juga merangsek masuk ke dalam rumah Sri Wahyuni.
Hal itu mengakibatkan bagian lantai tergerus hingga merusak ruang tamu dan kamar tidur. ”Lantai keramiknya terkelupas akibat dampak dari tanggul yang jebol,” tandas Khakim. Menurutnya, BPBD telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan asesmen.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan dinas teknis terkait guna penanganan lebih lanjut untuk pembenahan tanggul maupun perbaikan rumah warga yang terdampak. ”Banjir luapan irigasi telah surut total sejak kemarin (4/12) malam. Namun, untuk tanggul jebol akan segera dilakukan asesmen,” pungkas dia. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah