Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mancing di Bekas Galian, Dua Pemuda di Mojokerto Terjebak Banjir

Martda Vadetya • Jumat, 21 November 2025 | 15:05 WIB

 

SELAMAT: Dua pemancing asal Kabupaten Jombang dievakuasi tim gabungan BPBD Kabupaten Mojokerto yang terjebak banjir di bekas galian C Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Rabu (19/11) malam.
SELAMAT: Dua pemancing asal Kabupaten Jombang dievakuasi tim gabungan BPBD Kabupaten Mojokerto yang terjebak banjir di bekas galian C Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Rabu (19/11) malam.

KABUPATEN - BPBD Kabupaten Mojokerto dan relawan mengevakuasi dua orang pemancing yang terjebak banjir di telaga bekas bekas galian C, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Rabu (20/11) malam. Mereka tak bisa pulang lantaran akses semula menuju lokasi terendam derasnya banjir.

 Peristiwa ini dialami Mohammad Rozaki Alinuha, 22, dan Bagas Saputra, 22, pemuda asal Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Mereka datang ke lokasi yang notabene adalah bekas tambang sekitar pukul 12.00. Dengan mengendarai motor, mereka melintasi sebuah jembatan sederhana dari Desa Pesanggrahan.

 Hingga sampai pukul 17.00, keduanya hendak kembali pulang. Terlebih, cuaca saat itu sedang hujan dan langit mulai gelap. Namun, saat itu juga Rozaki dan Bagas kebingungan karena lokasi mereka mancing dikepung banjir. Satu-satunya jembatan sederhana akses masuk ke lokasi turut diterjang banjir.

 Praktis, Rozaki dan Bagas berikut motor matik yang mereka kendarai terjebak di tengah telaga. ”Derasnya hujan membuat debit sungai di sekitar telaga meningkat. Jadi, mereka berdua terjebak di tengah sana,” ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin, kemarin (20/11).

 Dari situ, mereka menghubungi layanan darurat 112. Personel gabungan BPBD, relawan, FPRB, dan PMI dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi. Petugas terus berkomunikasi dengan kedua survivor berikut membagi lokasi mereka. Tim gabungan juga berupaya mencari akses alternatif menuju lokasi. 

Hingga akhirnya tim gabungan menemukan akses alternatif dari Desa Tempuran, Kecamatan Pungging. Meski digenangi air dangkal, akses alternatif berupa jalan setapak tersebut relatif aman bagi petugas maupun survivor. ”Mereka akhirnya bisa kami evakuasi ke tempat aman sekitar pukul 21.00,” terang Rinaldi.

 Keduanya sempat mendapat penanganan petugas sebelum akhirnya dipulangkan. ”Untuk motornya baru bisa dibawa keluar dari lokasi pagi harinya (Kamis, 20/11). Menunggu air surut dulu,” imbuhnya. Pihaknya mengimbau agar warga Kabupaten Mojokerto mewaspadai dampak cuaca ekstrem saat beraktivitas di luar ruang. (vad/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#bpbd kabupaten mojokerto #bekas galian c #kutorejo #terjebak banjir #pemancing #Pesanggrahan