Air Masuk Rumah Warga, Rendam Alun-Alun, hingga Ruas Jalan
KOTA – Sejumlah area permukiman warga Kota Mojokerto mengalami banjir saat hujan deras, kemarin (10/11) sore. Banjir masuk ke rumah warga setelah hujan selama satu jam. Selain itu, banjir luapan juga merendam sejumlah ruas jalan hingga kawasan alun-alun.
Berdasarkan laporan warga yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto, banjir terjadi di Lingkungan Kedungkwali, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, dan Lingkungan Cakarayam, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon.
Luapan air yang memenuhi jalan gang masuk ke rumah warga. Kondisi serupa juga terjadi di Lingkungan Kalimati, Kelurahan Jagalan, dan Lingkungan Tropodo, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, serta Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari.
”Air mulai masuk rumah sekitar satu jam setelah hujan mulai pukul 16.00, karena sudah tidak tertampung saluran air,” kata Putra, salah seorang warga. Meski ketinggian air masih di bawah mata kaki, kondisi tersebut memaksa warga harus mengevakuasi barang ke tempat yang lebih aman.
Banjir luapan akibat hujan deras ini kerap dirasakan warga meskipun bisa surut dengan cepat. ”Infonya pompa air sudah menyala semua, jadi semoga cepat surut,” tandasnya.
Selain menerjang permukiman, banjir luapan juga merendam kawasan Alun-Alun Wiraraja. Ruas jalan di sekitar area jantung kota ini terendam cukup dalam namun masih dapat dilalui kendaraan.
Sementara itu, Rio, anggota Tagana Dinsos Kota Mojokerto menyatakan, banjir genanganan akibat hujan deras kali ini juga merendam sejumlah ruas jalan protokol. Wilayah yang terdampak itu antara lain Jalan HOS Cokroaminoto, KH Ahmad Dahlan, serta jalan lingkungan di Purowotengah dan Sentanan. ”Pompa air sudah diaktifkan semua,” ujarnya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi