Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dalam Sehari, Warga di Mojokerto Temukan Dua Mayat

Martda Vadetya • Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:55 WIB

 

NAHAS: Petugas mengevakusi mayat lansia di teras ruko Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto, Minggu (26/10).
NAHAS: Petugas mengevakusi mayat lansia di teras ruko Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto, Minggu (26/10).

MOJOKERTO RAYA  - Dalam kurun waktu yang hampir bersamaan, warga menemukan dua mayat di area Kota dan Kabupaten Mojokerto, Minggu
(26/10). Masing-masing di ruko Taman Pemuda, Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto dan di rumah kos Dusun Sambirejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Seorang kakek ditemukan meninggal di teras ruko dekat Taman Pemuda, Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto, Minggu (26/10) sore. Korban yang mengalami pikun dan lingkung diduga mengidap sakit hernia menahun.

Lansia tanpa kartu identitas itu ditemukan sekitar pukul 16.00. Jasadnya sudah terbujur kaku di lantai teras ruko kosong. Setelah polisi melakukan olah TKP, mayat kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Mojokerto Kota Ipda Sugiarto mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban meninggal karena penyakit. ’’Sakit hernia menahun,’’ ucapnya, kemarin (27/10). Selama ini, lanjutnya, korban tinggal terpisah dari keluarganya. Dia mengalami lingkung dan ingatannya sudah pikun. ’’Jadi hidupnya di jalan-jalan,’’ imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pernah tinggal di Jalan Prapanca, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon. Kakek tersebut juga sering terlihat beraktivitas di Pasar Tanjung Anyar dan bekerja di toko.

Kendati demikian, identitas korban tak terlacak lewat sidik jadi sebelum akhirnya kelurganya yang tinggal di Surabaya berhasil dihubungi kemarin. ’’Sekarang sudah diambil keluarganya,’’ tandas Sugiarto.

Sementara itu, warga Dusun Sambirejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko, dikejutkan dengan meninggalnya seorang penghuni kos, Minggu (26/10) petang. Belakangan diketahui, korban merupakan seorang debt collector bernama Imam Basori. Kali pertama meninggalnya pria 59 tahun ini diketahui sekitar pukul 18.00. Itu setelah tetangga dan pemilik kos curiga muncul bau busuk menyengat dari kamar korban.

Pria asal Dusun Gedangklutuk, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, ini didapati meninggal dalam kondisi membusuk dengan posisi terlentang di atas ranjang. ”Setelah ada laporan itu, kami bersama kepolisian membuka kamar korban. Ternyata benar, korban sudah meninggal,” terang Kepala Desa Wringinrejo Suhartono di lokasi.

Belakangan diketahui, sekitar setahun ini Imam ngekos di kosan milik Hadi. Sehari-harinya korban tinggal sendirian. Terkadang istri dan anaknya menjenguk Imam di kosan. Diduga, Imam meninggal akibat sakit asma yang diderita selama ini kambuh. ”Dugaannya meninggal karena sakit asmanya. Di lokasi, petugas menemukan obat-obatan yang biasa diminum korban, termasuk obat asma,” imbuh Suhartono.

Jasad korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk divisum. Sejumlah barang bukti termasuk mobil Toyota Avanza warna hitam nopol S 1126 PK dan obat-obatan milik korban diamankan polisi. (adi/vad/ris/fen)

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#rsud dr wahidin sudiro husodo kota mojokerto #Penemuan mayat #tewas membusuk #tewas di kos #lansia tewas