DAWARBLANDONG – Truk sarat muatan mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Dusun Beru, utara simpang empat Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, kemarin (14/10). Kendaraan tersebut menyeruduk halte bus Trans Jatim hingga rusak parah. Peristiwa bermula ketika dump truk nopol S 8084 UJ melaju dari selatan atau arah Kota Mojokerto sekitar pukul 07.45.
Truk yang disopiri Didik Madiyan, 36, warga Tambakploso, Turi, Kabupaten Lamongan, itu hendak mengantar muatan batu dari Kutorejo menunju Karangbinangun, Lamongan.
Nahas, saat melewati simpang empat Desa Pulorejo, Didik diduga menghindari motor dari timur yang berbelok ke utara. ”Sopir kaget langsung banting setir ke kiri,” kata Arief Yulianto, seorang warga di lokasi.
Karena oleng, laju truk tak terkendali hingga akhirnya menabrak halte Trans Jatim Beru. ”Haltenya rusak parah, posisinya sampai bergeser,” imbuh dia. Kecelakaan ini tak membuat pengemudi truk terluka. Hanya saja, kabin truk ringsek karena benturan keras. Adapun sebagian bangunan halte ambruk setelah diseruduk kendaraan sarat muatan tersebut.
Untungnya, saat kejadian tak ada warga yang sedang menunggu bus di halte. ”Kerugiannya tadi diperkirakan sekitar Rp 25 juta, karena hampir seluruh bagian halte rusak,” tandas Arief. Petugas dari Polsek Dawarblandong segera melakukan penanganan awal. Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unitlaka Satlantas Polres Mojokerto Kota.
Sementara itu, Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid mengatakan, petugas Trans Jatim juga langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan tingkat kerusakan halte. Menurutnya, kerusakan menjadi tanggung jawab pihak pengemudi melalui pemberian ganti rugi. ”Harusnya demikian (ada ganti rugi, Red), tapi belum tahu perkembangan terakhir,” ujarnya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi