Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ratusan Rumah Rusak, Satu Warga Tertimpa Bangunan

Yulianto Adi Nugroho • Jumat, 10 Oktober 2025 | 16:20 WIB

RUSAK BERAT: Kondisi rumah warga di Desa Penompo, Kecamatan Jetis, setelah diterjang angin kencang, kemarin (9/10).
RUSAK BERAT: Kondisi rumah warga di Desa Penompo, Kecamatan Jetis, setelah diterjang angin kencang, kemarin (9/10).
 

Angin Kencang Sapu Wilayah Utara Sungai Brantas

 KABUPATEN – Tak kurang dari 121 rumah warga dan bangunan gudang di Kabupaten Mojokerto rusak disapu angin kencang, Rabu (8/10) sore. Dampak angin kencang itu tercatat di delapan desa dari dua kecamatan di wilayah utara Sungai Brantas. Selain menimbulkan kerugian material, seorang warga juga dilarikan ke rumah sakit karena tertimpa material bangunan hingga bahunya patah. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim mengatakan, berdasarkan hasil asesmen, terdapat 39 rumah warga Desa Mlirip yang rusak karena angin kencang. Rinciannya, 6 rumah di Dusun Gedang, 2 rumah di Dusun Mlirip, 4 rumah di Dusun Kedunggagak, 4 rumah di Dusun Kalijaring, 15 rumah di Dusun Latsari, 6 rumah di Dusun Clangap, 2 rumah di Dusun Kenongo.

 Seluruh bangunan mengalami kerusakan pada bagian atap. Rata-rata genting dan asbesnya rontok dan pecah. Sementara itu, lanjut Khakim, asesmen di Desa Penompo menunjukkan sebanyak 11 bangunan rusak karena terdampak angin kencang. Rinciannya, 4 rumah dan 1 gudang pupuk rusak berat, 2 rumah rusak sedang, dan 4 rumah rusak ringan. Seluruhnya berada di Dusun/Desa Penompo RT 16, RW 03. ”Tim BPBD memberi bantuan berupa terpal untuk penanganan darurat sebanyak 15 lembar,” katanya, kemarin (9/10).

 Selain menimbulkan kerusakan bangunan, seorang warga juga menjadi korban. Suliyati, salah satu warga, tertimpa atap rumahnya yang ambruk hingga mengalami patah pada bahu kanan. Korban kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Citra Medika, Sidoarjo. Selain 50 rumah di dua desa tersebut, hingga kemarin (9/10) BPBD juga masih melakukan asesmen dampak kerusakan di desa-desa lain.

 Kepala Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Andridi mengatakan, sebanyak 35 rumah warganya rusak karena diterjang angin kencang. Selain merontokkan genting, terdapat bangunan semi permanen yang ambruk. ”Rata-rata rusak ringan,” tuturnya. Kepala Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Auda Fardian Akbironi mengatakan, lebih dari 30 rumah milik warganya rusak terpasu angin kencang. Dampak kerusakan itu terdapat di Dusun Singopadu dan Sukodono.

 Sementara itu, data yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto juga menunjukkan, angin kencang juga merusak 1 rumah di Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, 1 rumah di Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, 1 rumah di Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, dan 3 rumah di Desa/Kecamatan Jetis. Dengan demikian sedikitnya total terdapat 121 bangunan yang terdampak angin kencang.  

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang sejak Rabu (8/10) sekitar 15.00 menerjang wilayah Mojokerto Raya. Di Kota Mojokerto, empasan angin mengakibatkan belasan pohon tumbang yang di antaranya menimpa sejumlah motor di halaman SMAN 2 Mojokerto, Jalan Raya Ijen. Di Kabupaten wilayah utara Sungai Brantas, pohon tumbang juga menimpa mobil yang melintas di Jalan Raya Desa Mlirip. Adapun di Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, tenda resepsi pernikahan amburadul usai diterjang angin. (adi/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto #angin kencang #ratusan rumah rusak akibat puting beliung #disapu angin #hujan deras angin kencang #jetis mojokerto #penompo