Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jasad Pemuda Jombang Hanyut 15 Km, Dievakuasi di Mojokerto

Yulianto Adi Nugroho • Kamis, 21 Agustus 2025 | 15:50 WIB

TERSERET ARUS: Petugas mengevakuasi mayat di dam sipon Sungai Brantas, Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, kemarin (20/8).
TERSERET ARUS: Petugas mengevakuasi mayat di dam sipon Sungai Brantas, Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, kemarin (20/8).
 

 

KABUPATEN - Mayat Dias Galih Wibowo, 25, ditemukan mengambang di aliran Sungai Brantas, Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, kemarin (20/8) pagi. Pemuda asal Desa Tapen, Kudu, Jombang itu dua hari sebelumnya dilaporkan hanyut saat mancing ikan.

Jasad korban awalnya diketahui warga yang melintas di Jembatan Pagerluyung sekitar pukul 08.00. Mengambang di permukaan sungai, jasad terbawa arus ke arah timur. Temuan tersebut segera disampaikan ke petugas Jombang yang melakulan operasi pencarian  sejak Dias dilaporkan hanyut pada Senin (18/8) sore.

Oleh relawan dan BPBD Jombang dibantu petugas Polsek Gedeg, jasad korban akhirnya dicegat di Dam Sipon. Saat itu, mayat pria yang sudah membengkak tersebut tergulung aliran sungai sehingga dengan cepat dapat dievakuasi. ’’Setelah koordinasi dengan Polsek Kudu, mayat langsung dibawa ke Puskesmas Tapen untuk pemeriksaan,’’ kata Kanitreskrim Polsek Gedeg Aiptu Agus Sadikin.

Berdasarkan kesesuaian ciri-ciri fisik dan kronologi kejadian, dipastikan mayat tersebut adalah Dias. Pada Senin sore sekitar pukul 16.30, korban bersama teman-temannya sedang memancing ikan di tepian Sungai Brantas, Desa Tapen. Korban disebut mencebur ke sungai untuk mengambil ikan yang tersangkut umpan hingga akhirnya terseret arus. ’’Sejak itu langsung dicari sampai kemudian ketemu di Mojokerto ini,’’ imbuh Agus.

Setelah operasi pencarian selama dua hari, korban akhirnya ditemukan hanyut sejauh kurang lebih 15 kilometer (km) dari tempatnya tenggelam. (adi/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#gedeg mojokerto #mayat mengambang #pagerluyung #sungai brantas