Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Usai Lempar Jaring di Sungai Brantas, Pencari Ikan Tewas

Martda Vadetya • Kamis, 24 Juli 2025 | 15:05 WIB
PENANGANAN: Petugas kepolisian melakukan olah TKP di Grojokan Keboturu, Dusun Tempel, Desa Kedungmungal, Kecamatan Pungging, Rabu (23/7).
PENANGANAN: Petugas kepolisian melakukan olah TKP di Grojokan Keboturu, Dusun Tempel, Desa Kedungmungal, Kecamatan Pungging, Rabu (23/7).

PUNGGING - Cipto, 69, mendadak tak sadarkan diri usai menebar jaring di Grojokan Keboturu, Desa Kedungmungal, Kecamatan Pungging, Rabu (23/7) sore. Nahas nyawa pencari ikan asal Dusun Bajangan, Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, ini melayang saat dilarikan ke IGD RSUD Prof dr Soekandar Mojosari.

Kejadian pukul 13.30 itu berawal ketika korban bersama tiga temannya tiba di bantaran Sungai Brantas sisi selatan. Tujuannya tak lain, untuk mencari ikan. Sudah menyiapkan jaring, pria lansia ini lantas masuk dan menuju tengah kali yang saat itu debit airnya sedang surut. ’’Di tengah sungai itu korban melempar jaring ikan,’’ ujar Kapolsek Pungging Iptu Selimat.

Tak berselang lama, Cipto sudah terlihat berdiri di tengah sungai. Namun, ketiga temannya kemudian mendapati korban sudah berada di utara sungai dengan kondisi mengambang. ’’Jadi saat menjaring itu tiba-tiba korban mendadak lemas kemudian terjatuh. Tapi tidak sampai hanyut terseret arus,’’ bebernya.

Cipto lantas ditolong teman-temannya dengan dilempari pelampung ban karet. Tetapi korban tak menangkap pelampung itu karena kondisinya sudah lemas. Cipto kemudian dimentaskan teman-temannya ke bibir sungai sisi utara untuk diberi pertolongan pertama dengan memompa jantung. Tetapi, korban tidak beraksi.

’’Korban sempat dilarikan ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, tapi dinyatakan sudah meninggal dunia,’’ terang Selimat. Diduga korban saat itu mengalami serangan jantung hingga membuatnya lemas dan jatuh tercebur ke kali. ’’Hasil pemeriksaan luar oleh tim doker rumah sakit tidak menemukan bekas luka atau tanda kekerasan di tubuh korban,’’ tandas kapolsek. (vad/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#penjala ikan tewas #Pencari Ikan Tewas #pungging mojokerto #sungai brantas