Diduga Gegara Karyawan Bakar Sampah
DLANGGU - Kebakaran melanda sebuah toko elektronik di Desa/Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Minggu (29/6) sore. Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, api nyaris melalap satu toko yang berada di kompleks Pasar Dlanggu tersebut.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.20 ini melanda Toko Elektronik Maler milik Moch. Sulton. Jilatan api disertai asap tebal tiba-tiba muncul dari bagian belakang ruko tersebut. ’’Yang terbakar toko elektronik. Api membakar satu kamar di bagian belakang toko,’’ sebut Kapolsek Dlanggu AKP Aminun, Minggu (29/6).
Saat kejadian, toko sedang buka. Para karyawan yang melihat kobaran api lantas berupaya memadamkan api semampunya. Sambil menunggu petugas damkar tiba di lokasi. Banyaknya material mudah terbakar membuat api cepat berkobar. ’’Jadi kamar ini difungsikan sebagai gudang menyimpan kardus bekas,’’ terangnya.
Petugas damkar di lokasi langsung melokalisir api. Agar kebakaran tidak menjalar ke seluruh bagian ruko. Kebakaran padam setelah sekitar dua jam lamanya dilakukan pembasahan. ’’Api padam sekitar pukul 18.30. Ada tiga unit PMK yang dilibatkan. Dua dari BPBD dan satu dari PMK Gama,’’ jelas Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Soekamto, menambahkan.
Kebakaran ini tidak sampai menimbulkan korban. Sementara kerugian materi ditaksir mencapai Rp 10 juta. ’’Untuk area yang terdampak hanya satu kamar yang paling belakang saja. Dan isinya hanya kardus bekas, tidak sampai merembet,’’ kata Aminun.
Menurutnya, kebakaran ruko ini dipicu akibat kelalaian salah seorang karyawan toko. Yang saat itu lupa mematikan bara api bekas pembakaran sampah di belakang toko. ’’Dugaan sementara, kebakaran disebabkan dari sisa pembakaran sampah di halaman belakang toko yang lupa dimatikan. Kemudian api membesar dan menyambar kamar paling belakang,’’ tandas kapolsek. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi