PACET - Jalur Pacet-Cangar, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, sempat kembali terputus, kemarin (31/5). Itu setelah salah satu pohon di kawasan hutan konservasi tersebut tumbang. Pohon tumbang ini terjadi sekitar pukul 05.00. Pohon jenis tutup beling berdiameter sekitar 30 cm dan panjang lebih dari 8 meter tersebut mendadak roboh.
Batang pohon yang sedianya berdiri di tepi jalan itu lantas menutup badan jalan alternatif Mojokerto-Batu. ”Pohonnya menutup jalan dua arah (dari Mojokerto maupun Batu),” terang Suairin, salah satu warga. Beruntung, saat kejadian lalu lintas dalam kondisi sepi. Sehingga peristiwa ini tidak sampai memicu kecelakaan maupun menimbulkan korban. Terlebih, saat kejadian jalur Pacet-Cangar baru saja dibuka.
Sejauh ini jalan provinsi tersebut masih diberlakukan pembatasan. Kendaraan hanya boleh melintas mulai pukul 05.00 hingga 18.00 WIB. ”Tidak ada korban. Langsung ditangani petugas,” tandasnya. Petugas gabungan Tahura R. Soerjo, Polsek Pacet, dan relawan di lokasi langsung mengevakuasi pohon tumbang.
Batang pohon dipindahkan petugas secara manual dengan berbekal mesin senso. Arus lalu lintas dari kedua arah tersendat selama proses evakuasi berlangsung. ”Sekitar pukul 05.30 pohon berhasil dievakuasi. Dan arus lalu lintas kembali lancar,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim.
Menurutnya, pohon tumbang di area hutan lindung ini dipicu kontur tanah yang gembur. Tanah labil ini tak lain karena tingginya intensitas hujan lebat di lokasi sejak malam hari sebelumnya. Sehingga menyebabkan rawan pohon tumbang di akses jalan sepanjang kurang lebih 10 kilometer tersebut. ”Sebelum kejadian, wilayah jalur Pacet-Cangar diguyur hujan. Kondisi ini yang membuat tanah menjadi gembur sehingga pohon mudah tumbang,” tandasnya. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi