NGORO - Keberadaan mayat yang terseret arus di sepanjang aliran Sungai Brantas membuat geger, Selasa (20/5) siang. Jasad pria itu akhirnya berhasil dievakuasi tim SAR gabungan di aliran Kali Porong, Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Korban bernama Karmuji, pria 50 tahun asal Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Identitasnya terungkap setelah Polsek Ngoro bersama Tim Inafis melakukan penelusuran dan visum di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari. Setelah jasad korban berhasil dievakuasi dari sungai.
’’Keluarga korban sudah datang ke rumah sakit. Benar, korban bernama Karmuji yang sebelumnya tenggelam di Kediri,’’ ungkap Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi. Mayat Karmuji yang hanya memakai celana pendek warna hitam ini kali pertama terpantau hanyut di aliran Sungai Brantas masuk wilayah Kota Mojokerto sekitar pukul 10.30.
Jasad korban terus terbawa arus hingga melewati pintu air Rolak Songo hingga ke Kali Porong. Sekitar pukul 12.45, mayat Karmuji melintas di bawah Jembatan Ngrame, Kecamatan Pungging. Saat itu pula salah seorang relawan nekat menceburkan diri dari atas jembatan ke sungai untuk menepikan mayat yang telah membusuk itu.
Relawan dan mayat berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan di wilayah Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, sekitar 13.30. Relawan terseret arus lebih dari 1 km sedangkan mayat diperkirakan hanyut puluhan kilometer dari tempat awal. ’’Kami lakukan Operasi SAR bersama tim gabungan 25 personel dan tiga perahu karet. Alhamdulillah keduanya terevakuasi. Relawannya selamat,’’ ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, menambahkan.
Informasi yang dihimpun, Karmuji sebelumnya tercebur ke aliran Sungai Brantas di desanya saat hendak naik perahu penyeberangan pada Minggu (18/4) siang. Saat itu, korban sedang menunggu perahu tambang di pinggir dermaga yang terbuat dari bambu.
Karmuji tak sadar jika bambu yang dipegang dalam kondisi rapuh. Mendadak bambu patah sehingga Karmuji beserta motor Suzuki Shogun nopol AG 4330 OAJ warna merah yang dikendarai nyemplung ke kali. Korban hanyut terseret arus sementara motornya dievakuasi tak jauh dari lokasi. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi