Ambruk saat Menuju Situs Candi Kama II
TRAWAS - Nahas menimpa Rahmat Basuki, 65. Nyawa anggota komunitas pecinta purbakala ini melayang saat perjalanan menuju Situs Candi Kama II. Tubuhnya mendadak ambruk saat mendaki Gunung Penanggungan dari Desa Seloliman, Kecamatan Trawas.
Peristiwa yang menimpa lansia beralamat KTP di Desa Titisan, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, ini terjadi sekitar pukul 12.00, Sabtu (17/5). Mulanya, Rahmat mendaki Puncak Pawitra bersama rombongan 10 orang teman satu komunitasnya. ’’Memang tujuannya bermalam (di Situs Candi Kama II). Rombongan ini mau bersihkan situs yang informasinya mau diteliti sama dinas purbakala (BPK Wilayah XI),’’ ujar Fatkur, anggota relawan Galena Rescue, kemarin.
Namun, baru mendaki sekitar 30 menit, mendadak tubuh lansia yang berdomisili di Jombang ini ambruk. Ia lantas ditolong dua orang temannya di barisan paling belakang. Sementara sejumah teman korban lainnya di barisan depan lanjut mendaki menuju area candi. ’’Setelah ambruk itu korban masih sadar. Sempat minum dan makan bekalnya, tapi kondisinya makin drop,’’ ungkapnya.
Korban kemudian dievakuasi keluar jalur pendakian menuju permukiman terdekat. Dalam kondisi tak sadarkan diri, Rahmat dievakuasi ke IGD Puskesmas Trawas. ’’Ternyata korban meninggal di perjalanan,’’ sebut Fatkur.
Pengurus LMDH Seloliman Suwarno menambahkan, Rahmat dan rombongan mendaki Gunung Penanggungan tidak melewati Pos Perizinan Jolotundo. ’’Korban (dan rombongan) lewat jalur yang biasa digunakan masyarakat ambil rumput di hutan. Tidak lewat base camp,’’ sebutnya.
Peristiwa ini dibenarkan Kapolsek Trawas Iptu Sugeng Prajitno. Pihaknya bersama Tim Inafis langsung melakukan olah TKP untuk menelusuri tewasnya pendaki itu. ’’Dari hasil visum luar, diduga korban meninggal karena serangan jantung dan sudah umur. Memang korban ini sudah sering mendaki di sini,’’ ujarnya, terpisah. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi