Pemotor Alami Kecelakaan Akibat Jalan Bergelombang
KOTA - Kerusakan jalan di Jembatan Gajah Mada, Kota Mojokerto, memakan korban, Rabu (14/5) malam. Kondisi aspal jalan yang bergelombang dan terkelupas mengakibatkan seorang pemotor terjatuh hingga mengalami luka-luka.
Kecelakaan tunggal itu dialami Indra, warga Jalan Raya Ijen, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, sekitar pukul 21.00. Pria tersebut melaju dari arah kota hendak menuju Penompo, Jetis mengendarai motor Honda Supra nopol S 6778 VA.
Nahas, setiba di tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga tergelincir aspal jalan yang rusak. ”Kemungkinan selip sendiri terus jatuh, korbannya lecet-lecet semua,” ujar Aditya, warga di lokasi.
Korban dibawa ke IGD RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, setelah mendapat perawatan medis di lokasi. Kejadian ini mengakibatkan korban mengalami luka di tangan, kaki, dan kepala.
Belakangan kondisi aspal jalan di jembatan yang melintasi Sungai Brantas itu dikeluhkan banyak pengguna jalan. Pasalnya, aspal jalan yang berada di tengah-tengah jembatan terkelupas dan bergelombang hingga permukaannya mengalami amblas. Kondisi tersebut rawan memicu celaka. Apalagi, saat malam hari lampu penerangan juga minim.
Bukan tanpa penanganan, beberapa waktu lalu titik kerusakan sempat ditambal sulam. Hanya saja perbaikan itu tak berumur panjang. Aspal baru kembali terkepulas hingga akhirnya memakan korban.
Kepala Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto Muraji menyatakan, kemarin perbaikan langsung dilakukan di lokasi jalan yang rusak dengan pengaspalan ulang. Menurutnya penambalan jalan itu menjadi langkah penanganan jangka pendek. ”Untuk penanganan lebih lanjut akan dikoordinasikan dengan forum lalu lintas. Keputusan dari forum, maka PUPR siap untuk menindaklanjuti,” jelasnya saat dihubungi Jawa Pos Radar Mojokerto tadi malam (15/5).
Kondisi aspal jalan di Jembatan Gajah Mada juga menjadi perhatian kepolisian. Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Mulyani menegaskan, selain perbaikan jalan, kemarin lampu penerangan juga telah dipasang. Hal ini diharapkan dapat mencegah kecelakaan kembali terjadi. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi