Terperosok Saluran Irigasi di Gudang Rosok
TROWULAN - Nahas dialami ABR, 2, Selasa (18/3) pagi. Nyawa balita laki-laki asal Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan ini melayang setelah tercebur saluran irigasi saat sedang bermain.
Informasi yang dihimpun, perisitiwa ini terjadi sekitar pukul 06.30. Korban dan kakaknya, MJA, 8, sedang diajak kedua orang tuanya ke gudang rosok. Jaraknya hanya sekitar 400 meter dari rumah mereka. Setiba di gudang, ABR dan kakaknya masing-masing asyik main sendiri selama ditinggal ibunya ke kamar mandi.
’’Korban dan kakaknya ini main sendiri-sendiri di sekitar gudang waktu ibunya pamit ke kamar mandi,’’ ujar salah seorang warga. Dari situ petaka bermula. Ibu korban yang sadar ABR tidak ada di tempat semula langsung berusaha mencari. Apalagi, MJA mengaku juga tidak tahu keberadaan adiknya. Namun, usahanya tak membuahkan hasil.
Belakangan diketahui, korban tercebur saluran irigasi di samping gudang. Bocah lak-laki ini diduga terpeleset saat bermain di tepi irigasi dengan kedalaman sekitar 1 meter dan lebar 2,5 meter itu. Sebab, selang satu jam kemudian salah seorang pengguna jalan yang melintas di depan Puskesmas Tawangsari melihat sesosok anak tenggelam terseret arus. ’’Korban dibawa langsung dibawa ke puskesmas, tetapi ternyata sudah meninggal,’’ tandasnya.
Jasad korban langsung dibawa ke rumah duka. Usai menerima laporan, Petugas Polsek Trowulan dan Tim Inafis langsung melakukan olah TKP dan mengidentifikasi jasad ABR. Hasilnya, korban tewas akibat tenggelam. ’’Benar, kejadian ini sudah kami tangani bersama tim inafis,’’ ujar Kapolsek Trowulan AKP Suwiji, membenarkan.
Jasad korban langsung dikuburkan di pemakaman desa setempat sekitar pukul 10.30 seiring rampungnya serangkaian penanganan dari pihak berwajib.
Kejadian serupa juga terjadi pada Senin (17/3) siang. Nyawa SH, 3, balita perempuan asal Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, tak terselamatkan setelah tercebur kolam ketahanan pangan milik Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan. Dia diduga terpeleset kemudian tercebur saat bermain di tepi kolam sedalam 1,5 meter tersebut bersama dua teman sebayanya. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi